
| |
JPU Meyer Volmar Simanjuntak Soroti Kesaksian UAS, Sebut Tak Berkaitan Langsung dengan Dakwaan Abdul Wahid
Kamis, 18 Juni 2026 | 22:50:55 |
|---|
| |
Aklamasi Penuh Kepercayaan, Maxaxai Indra Kembali Pimpin APHTN-HAN Riau
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:28:36 |
|---|
| |
Bantu Saudara Serantau, Lumpo Sapayuang Riau Sukses Gelar Sunatan Massal Gratis Perdana
Minggu, 21 Juni 2026 | 16:27:43 |
|---|
| |
Dodi Nefeldi Masuk Nominasi Public Aspiration JMSI Award, Dinilai Konsisten Perjuangkan Suara Rakyat
Rabu, 24 Juni 2026 | 23:02:58 |
|---|
| |
JMSI Riau Anugerahi "Green Legacy Award" untuk Kapolda Herry Heryawan: Saya Hanya Menjalankan Tugas
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53:44 |
|---|
| |
Wako Pekanbaru dan Bupati Kuansing Akan Terima JMSI Riau Award 2026, HUT ke-6 JMSI Dimeriahkan Baca Puisi
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:16:30 |
|---|
PEKANBARU – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat akar rumput. Salah satunya terlihat di Kecamatan Payung Sekaki, saat aparat kepolisian turun langsung menemui warga yang mengelola usaha pertanian dan peternakan.
Pada Senin (1/6/2026), Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Ipda Restu Ananda bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tirta Siak melakukan kegiatan sambang ke Jalan Pemudi Ujung. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga yang aktif mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Selain menjalin silaturahmi, mereka juga memantau perkembangan usaha yang dijalankan masyarakat serta menyerap berbagai informasi terkait kondisi lahan, produktivitas, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.
Pertanian dan peternakan skala masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan daerah. Karena itu, keberlanjutan sektor tersebut membutuhkan dukungan dan perhatian bersama, baik dari pemerintah, aparat maupun masyarakat.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, warga didorong untuk terus mengembangkan usaha produktif yang telah berjalan. Menjaga produktivitas lahan dan peternakan menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan kepada masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga juga menunjukkan semakin kuatnya pendekatan humanis yang diterapkan Polri. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian turut berperan dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolsek Payung Sekaki menegaskan pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas dalam mendampingi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat dan warga dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, ketahanan pangan yang kokoh berawal dari lingkungan terkecil. Ketika masyarakat mampu mengelola potensi pertanian dan peternakan secara optimal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sekitar, tetapi juga memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan daerah hingga nasional.
Upaya yang dilakukan Polsek Payung Sekaki menjadi bukti bahwa mewujudkan kemandirian pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dari lahan pertanian dan kandang peternakan milik warga di Tirta Siak, harapan akan kesejahteraan dan ketahanan pangan terus tumbuh dan dipelihara. (btn)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat akar rumput. Salah satunya terlihat di Kecamatan Payung Sekaki, saat aparat kepolisian turun langsung menemui warga yang mengelola usaha pertanian dan peternakan.
Pada Senin (1/6/2026), Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Ipda Restu Ananda bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tirta Siak melakukan kegiatan sambang ke Jalan Pemudi Ujung. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga yang aktif mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Selain menjalin silaturahmi, mereka juga memantau perkembangan usaha yang dijalankan masyarakat serta menyerap berbagai informasi terkait kondisi lahan, produktivitas, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.
Pertanian dan peternakan skala masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan daerah. Karena itu, keberlanjutan sektor tersebut membutuhkan dukungan dan perhatian bersama, baik dari pemerintah, aparat maupun masyarakat.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, warga didorong untuk terus mengembangkan usaha produktif yang telah berjalan. Menjaga produktivitas lahan dan peternakan menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan kepada masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga juga menunjukkan semakin kuatnya pendekatan humanis yang diterapkan Polri. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian turut berperan dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolsek Payung Sekaki menegaskan pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas dalam mendampingi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat dan warga dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, ketahanan pangan yang kokoh berawal dari lingkungan terkecil. Ketika masyarakat mampu mengelola potensi pertanian dan peternakan secara optimal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sekitar, tetapi juga memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan daerah hingga nasional.
Upaya yang dilakukan Polsek Payung Sekaki menjadi bukti bahwa mewujudkan kemandirian pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dari lahan pertanian dan kandang peternakan milik warga di Tirta Siak, harapan akan kesejahteraan dan ketahanan pangan terus tumbuh dan dipelihara. (btn)
| |
Harimau Sumatera Diduga Terkam Bocah 12 Tahun di...
Jumat, 10 Juli 2026 | 13:18:36
|
|---|
| |
KPK Sita SGD12 Ribu dari Ketua DPRD Kuansing,...
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:25:56
|
|---|
| |
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Dakwaan...
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:22:18
|
|---|
| |
KASUS PEMERASAN: Gubri Nonaktif Abdul Wahid...
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:19:06
|
|---|
| Harimau Sumatera Diduga Terkam Bocah 12 Tahun di Pelalawan, BBKSDA Riau: Satwa Masih Berkeliaran di Sekitar Lokasi
Jumat, 10 Juli 2026 | 13:18:36
|
|
|---|
| KPK Sita SGD12 Ribu dari Ketua DPRD Kuansing, Diduga Terkait Alih Fungsi Hutan
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:25:56
|
|
|---|
| Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Dakwaan JPU KPK Dibangun dari "Cocoklogi"
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:22:18
|
|
|---|
| KASUS PEMERASAN: Gubri Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:19:06
|
|
|---|
| JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara dan Dani Nursalam 4 Tahun karena Berstatus Saksi Mahkota
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:14:06
|
|
|---|
| Harimau Sumatera Diduga Terkam Bocah 12 Tahun di Pelalawan, BBKSDA Riau: Satwa Masih Berkeliaran di Sekitar Lokasi
Jumat, 10 Juli 2026 | 13:18:36
|
|
|---|
| KPK Sita SGD12 Ribu dari Ketua DPRD Kuansing, Diduga Terkait Alih Fungsi Hutan
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:25:56
|
|
|---|
| Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Dakwaan JPU KPK Dibangun dari "Cocoklogi"
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:22:18
|
|
|---|
| KASUS PEMERASAN: Gubri Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:19:06
|
|
|---|
| Penggeledahan Maraton KPK di Kuansing Berbuah Bukti Baru, Penyidikan Suhardiman Makin Menguat
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:47:41
|
|---|
| Jhonny Andrean Resmi Masuk Rutan, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi DPRD
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:41:52
|
|---|
| Kabur Setelah Kecelakaan, Polisi Buru Sopir Bus Pelangi yang Tewaskan 2 Penumpang di Tol Permai
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:39:32
|
|---|
| Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Dakwaan JPU KPK Dibangun dari "Cocoklogi"
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:22:18
|
|---|
| DPRD Kembali Temukan THM Langgar Aturan, Penindakan Pemkot Pekanbaru Dinilai Tak Beri Efek Jera
Kamis, 9 Juli 2026 | 19:12:00
|
|
|---|
| Penggeledahan Maraton KPK di Kuansing Berbuah Bukti Baru, Penyidikan Suhardiman Makin Menguat
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:47:41
|
|
|---|
| Jhonny Andrean Resmi Masuk Rutan, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi DPRD
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:41:52
|
|
|---|
| Kabur Setelah Kecelakaan, Polisi Buru Sopir Bus Pelangi yang Tewaskan 2 Penumpang di Tol Permai
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:39:32
|
|
|---|
| Polisi Pastikan Penyelidikan Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa Saat Demo DPRD Riau Terus Berjalan
Jumat, 3 Juli 2026 | 20:15:19
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| |
|---|
| Dani Nursalam Klaim Ada Tawaran Rp3 Miliar agar Tutup Mulut, Pilih Bongkar Fakta di Persidangan
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:24:07
|
|
|---|
| Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Presiden, Wakapolda: Bukti Kepercayaan Masyarakat
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:16:20
|
|
|---|
| Satu Komando 'Matahari Satu' di Dinas PUPR Riau, Arief Setiawan Akui Bergerak Atas Arahan Dani Nursalam
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:13:53
|
|
|---|
| Saksi Ungkap Dugaan Upaya Pengaruh Keterangan Terdakwa, Istri Dani Cerita Surat Diduga dari Abdul Wahid
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:10:51
|
|
|---|