Speedboat Rombongan Pernikahan Kecelakaan di Terusan Kempas, Pengemudi Tewas
Editor: adminredaksi77 | Reporter : Ardiansyah
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:47:42
Speedboat rombongan pengantin yang mengalami kecelakaan di perairan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (24/10/2026). (Foto: Ardiansyah)

TEMBILAHAN - Kecelakaan maut terjadi di perairan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden tragis yang menimpa speedboat rombongan pengantin ini mengakibatkan pengemudi kapal meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Speedboat bermesin 50 PK tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari sang pengemudi bernama Wahyudi dan 10 penumpang. Rombongan bertolak dari kawasan Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, menuju Desa Gembira, Kecamatan Gaung, untuk menghadiri acara pesta pernikahan.

Namun, dalam perjalanan melintasi perairan Terusan Kempas, speedboat menabrak pohon yang berada di pinggir sungai. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan diguyur hujan lebat disertai kabut asap yang membatasi jarak pandang nahkoda.

Dikonfirmasi pada Senin (26/10/2026), Kasi Humas Polres Inhil IPTU Pantun Siagian menjelaskan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas menjadi faktor utama pemicu kecelakaan laut tersebut.

“Dikarenakan jarak pandang terbatas, speedboat menabrak pohon yang berada di pinggir perairan sehingga haluan speedboat mengalami kerusakan berat dan air masuk ke dalam perahu,” terang IPTU Pantun Siagian.

Benturan keras membuat para penumpang terlempar dan saling tertimpa di dalam perahu. Akibat guncangan hebat tersebut, sang pengemudi, Wahyudi, terjatuh ke sungai dan pakaiannya terlilit baling-baling mesin hingga membuat mesin mati. Wahyudi mengalami tiga luka sobek serius di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.

Mendengar teriakan minta tolong para korban, warga di sekitar pelabuhan Desa Terusan Kempas bergegas datang memberikan pertolongan dan merujuk para korban ke Puskesmas Kuala Lahang.

Beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, di antaranya Maimunah yang mengalami luka robek di kepala belakang dengan 21 jahitan, serta Sri Wahyuna yang menderita luka di punggung (11 jahitan) hingga dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Korban lainnya seperti Umai Ratu Zahrana, Sumiati, dan Muhammad Bilfaqih Kholis mengalami memar dan pembengkakan akibat benturan.

Saat ini kasus kecelakaan perairan tersebut telah ditangani oleh jajaran kepolisian guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. (ard)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Speedboat Rombongan Pernikahan Kecelakaan di Terusan Kempas, Pengemudi Tewas | Redaksi77.co
☰
×
Home /inhil
Speedboat Rombongan Pernikahan Kecelakaan di Terusan Kempas, Pengemudi Tewas
Editor : adminredaksi77 | Penulis: Ardiansyah
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:47:42
Speedboat rombongan pengantin yang mengalami kecelakaan di perairan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (24/10/2026). (Foto: Ardiansyah)

TEMBILAHAN - Kecelakaan maut terjadi di perairan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden tragis yang menimpa speedboat rombongan pengantin ini mengakibatkan pengemudi kapal meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Speedboat bermesin 50 PK tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari sang pengemudi bernama Wahyudi dan 10 penumpang. Rombongan bertolak dari kawasan Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, menuju Desa Gembira, Kecamatan Gaung, untuk menghadiri acara pesta pernikahan.

Namun, dalam perjalanan melintasi perairan Terusan Kempas, speedboat menabrak pohon yang berada di pinggir sungai. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan diguyur hujan lebat disertai kabut asap yang membatasi jarak pandang nahkoda.

Dikonfirmasi pada Senin (26/10/2026), Kasi Humas Polres Inhil IPTU Pantun Siagian menjelaskan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas menjadi faktor utama pemicu kecelakaan laut tersebut.

“Dikarenakan jarak pandang terbatas, speedboat menabrak pohon yang berada di pinggir perairan sehingga haluan speedboat mengalami kerusakan berat dan air masuk ke dalam perahu,” terang IPTU Pantun Siagian.

Benturan keras membuat para penumpang terlempar dan saling tertimpa di dalam perahu. Akibat guncangan hebat tersebut, sang pengemudi, Wahyudi, terjatuh ke sungai dan pakaiannya terlilit baling-baling mesin hingga membuat mesin mati. Wahyudi mengalami tiga luka sobek serius di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.

Mendengar teriakan minta tolong para korban, warga di sekitar pelabuhan Desa Terusan Kempas bergegas datang memberikan pertolongan dan merujuk para korban ke Puskesmas Kuala Lahang.

Beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, di antaranya Maimunah yang mengalami luka robek di kepala belakang dengan 21 jahitan, serta Sri Wahyuna yang menderita luka di punggung (11 jahitan) hingga dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Korban lainnya seperti Umai Ratu Zahrana, Sumiati, dan Muhammad Bilfaqih Kholis mengalami memar dan pembengkakan akibat benturan.

Saat ini kasus kecelakaan perairan tersebut telah ditangani oleh jajaran kepolisian guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. (ard)

Pilihan Editor
Speedboat Rombongan Pernikahan Kecelakaan di...

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:47:42
Polsek Kateman Bongkar Peredaran Sabu Nyaris 2...

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:40:17
Sampe Simarmata Hilang Pasca-Bentrokan di PT...

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:18:27
Digelar Awal November, Rektor UIR Dukung Penuh...

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:52:49
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri