
| |
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17 |
|---|
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33 |
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43 |
|---|
| |
Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53 |
|---|
| |
Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08 |
|---|
| |
WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06 |
|---|
PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin (3/8/2026) pagi memicu banjir besar di sejumlah wilayah. Luapan beberapa sungai merendam permukiman, ruas jalan hingga fasilitas umum, membuat ratusan aktivitas warga lumpuh dan memaksa tim penyelamat berpacu dengan waktu mengevakuasi warga yang terjebak.
Di sejumlah titik, tinggi genangan dilaporkan mencapai 1,5 meter atau setinggi orang dewasa. Arus banjir yang deras juga membawa material kayu gelondongan menyusuri Batang Kuranji hingga kawasan Siteba, menambah ancaman bagi warga.
Kawasan yang terdampak antara lain Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok dan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji, Kampung Lapai di Kecamatan Nanggalo, Lubuk Minturun, Taluk Sikumbang, Sungai Sarik, Batu Busuak, Gunung Sarik, hingga Sungai Sapih di Kecamatan Koto Tangah.
Di Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok, sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam rumah karena derasnya arus banjir. Rekaman video yang beredar memperlihatkan sebuah mobil minibus nyaris tenggelam, sementara air berwarna cokelat keruh menguasai kawasan permukiman.
Kondisi tak kalah memprihatinkan terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Guo. Sungai yang meluap menggenangi jalan dan rumah warga, bahkan menyebabkan sejumlah pelajar terjebak. Di SMP Negeri 27 Padang, beberapa siswa sempat tertahan di sekolah karena akses menuju rumah mereka terputus akibat banjir.
Sementara itu, di Taluk Sikumbang, Kelurahan Sungai Lareh, warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi ketika air mulai memasuki rumah-rumah mereka.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan relawan terus melakukan asesmen sekaligus mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penghuni rumah yang sudah tidak dapat diakses dengan aman.
Selain fokus pada evakuasi, petugas juga memantau perkembangan tinggi muka air di sejumlah sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir semakin meluas.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, agar tetap waspada. Pasalnya, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko banjir dan tanah longsor masih tinggi. (**)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin (3/8/2026) pagi memicu banjir besar di sejumlah wilayah. Luapan beberapa sungai merendam permukiman, ruas jalan hingga fasilitas umum, membuat ratusan aktivitas warga lumpuh dan memaksa tim penyelamat berpacu dengan waktu mengevakuasi warga yang terjebak.
Di sejumlah titik, tinggi genangan dilaporkan mencapai 1,5 meter atau setinggi orang dewasa. Arus banjir yang deras juga membawa material kayu gelondongan menyusuri Batang Kuranji hingga kawasan Siteba, menambah ancaman bagi warga.
Kawasan yang terdampak antara lain Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok dan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji, Kampung Lapai di Kecamatan Nanggalo, Lubuk Minturun, Taluk Sikumbang, Sungai Sarik, Batu Busuak, Gunung Sarik, hingga Sungai Sapih di Kecamatan Koto Tangah.
Di Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok, sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam rumah karena derasnya arus banjir. Rekaman video yang beredar memperlihatkan sebuah mobil minibus nyaris tenggelam, sementara air berwarna cokelat keruh menguasai kawasan permukiman.
Kondisi tak kalah memprihatinkan terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Guo. Sungai yang meluap menggenangi jalan dan rumah warga, bahkan menyebabkan sejumlah pelajar terjebak. Di SMP Negeri 27 Padang, beberapa siswa sempat tertahan di sekolah karena akses menuju rumah mereka terputus akibat banjir.
Sementara itu, di Taluk Sikumbang, Kelurahan Sungai Lareh, warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi ketika air mulai memasuki rumah-rumah mereka.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan relawan terus melakukan asesmen sekaligus mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penghuni rumah yang sudah tidak dapat diakses dengan aman.
Selain fokus pada evakuasi, petugas juga memantau perkembangan tinggi muka air di sejumlah sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir semakin meluas.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, agar tetap waspada. Pasalnya, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko banjir dan tanah longsor masih tinggi. (**)
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga...
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| |
10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita...
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan...
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| |
Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga...
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|
|---|
| Apartemen Pavilion Tanah Abang Terbakar, Damkar Kerahkan 23 Armada, 14 Orang Berhasil Dievakuasi
Jumat, 4 September 2026 | 19:43:49
|
|
|---|
| Tragedi Banjir Nepal-China: 9 Hari Terkubur, Dua Pekerja Terowongan PLTA Diselamatkan Hidup-Hidup
Jumat, 4 September 2026 | 19:38:26
|
|
|---|
| Minta Rp600 Juta Agar Anak Lolos IPDN, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi
Jumat, 4 September 2026 | 19:33:17
|
|
|---|
| Penyerangan Warga di Tambusai Utara Berujung 9 Orang Ditahan, Para Pelaku Diduga Dibayar Rp300 Ribu
Jumat, 4 September 2026 | 19:29:01
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| DPRD Riau Soroti Pemda: Jangan Sampai Belanja Stabil, tapi Pembangunan Tidak Ada
Selasa, 1 September 2026 | 21:09:59
|
|
|---|
| Ajudan Abdul Wahid Didakwa Terlibat Pengumpulan Rp3,55 Miliar dari Kepala UPT PUPR Riau
Senin, 31 Agustus 2026 | 21:14:57
|
|
|---|
| WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06
|
|
|---|
| Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53
|
|
|---|
| Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08
|
|
|---|