
| |
Merasa Dicemarkan, Suami ASN Setwan Pekanbaru Adukan Tiga Media Online dan Akun TikTok ke Polda Riau
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:23:46 |
|---|
| |
Dugaan KKN di Balik Rekomendasi Pembatalan 643 SHM di Siak Dilaporkan ke KPK
Senin, 28 September 2026 | 17:03:09 |
|---|
| |
14 Bulan Jadi Kapolres, AKBP John Louis Letedara Pamit Kepada Insan Pers Pelalawan
Jumat, 25 September 2026 | 20:02:11 |
|---|
| |
Zulmaeta Buka Suara soal Dugaan Penipuan di Polda Riau, Ungkap Transaksi Saham dan Tanah Rp9,6 Miliar
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:20:03 |
|---|
| |
Purnawirawan Polisi Jadi Tersangka Kasus Sabu, 9 Paket Diamankan di Pelalawan
Jumat, 25 September 2026 | 19:58:33 |
|---|
| |
Puluhan Wartawan Sudah Daftar, JMSI Riau Segera Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
Senin, 28 September 2026 | 19:17:03 |
|---|
PEKANBARU – Minggu (21/6/202) pagi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru tak seperti biasanya. Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD), bukan sekadar untuk berolahraga atau menikmati akhir pekan, melainkan menjadi saksi lahirnya sebuah catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru.
Di sepanjang jalan protokol tersebut, terbentang kue talam durian sepanjang 1,1 kilometer. Kue tradisional khas Melayu yang selama ini akrab di meja-meja keluarga kini tampil dalam ukuran luar biasa dan berhasil mengantarkan Pekanbaru meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kue talam durian terpanjang.
Hamparan kue berwarna kuning keemasan itu menjadi magnet bagi masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai penjuru kota berdatangan untuk melihat langsung sekaligus merasakan kebersamaan dalam perayaan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut pencapaian tersebut sebagai hadiah istimewa bagi masyarakat. Menurutnya, rekor ini bukan sekadar soal panjangnya kue, tetapi tentang semangat gotong royong dan kebanggaan terhadap warisan kuliner daerah.
"Hari ini ada 1,1 kilometer kue talam durian yang kita pajang di Jalan Sudirman. Ini hadiah untuk Kota Pekanbaru," ujar Agung di hadapan ribuan warga.
Antusiasme masyarakat yang begitu besar bahkan sempat membuat proses verifikasi tim MURI mengalami kendala. Petugas penilai kesulitan menjangkau ujung barisan kue karena padatnya pengunjung yang memadati lokasi.
Meski demikian, pencapaian tersebut tetap diakui dan dicatat sebagai yang terpanjang. Keberhasilan ini menambah daftar prestasi Kota Pekanbaru setelah sebelumnya mencatatkan rekor pernikahan massal dengan peserta terbanyak.
Momen paling meriah terjadi ketika Agung mengajak warga menegaskan identitas kuliner kebanggaan daerah. Dengan gaya retoris, ia membandingkan sejumlah makanan khas dari berbagai kota di Indonesia sebelum menegaskan bahwa kue talam durian adalah milik Pekanbaru.
Seruan itu langsung disambut sorak-sorai warga yang memenuhi Jalan Sudirman. Bagi banyak orang, momen tersebut bukan sekadar perayaan rekor, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya dan kuliner Melayu yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Riau.
Kemeriahan semakin terasa ketika ribuan warga menunggu pembagian kue talam durian secara gratis. Panitia menyiapkan sekitar 3.000 porsi untuk dibagikan kepada masyarakat. Meski sempat terjadi antrean panjang karena tingginya minat warga, situasi tetap terkendali.
Agung meminta masyarakat bersabar karena ribuan porsi lainnya masih disiapkan untuk didistribusikan. Imbauan itu disambut positif oleh warga yang tetap antusias menikmati suasana perayaan.
Di tengah euforia tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru ternyata telah menyiapkan target berikutnya. Pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang, Pemko berencana kembali mencetak rekor dengan menghadirkan pisang goreng kipas terbesar di dunia.
Bagi Agung, lautan manusia yang memenuhi Jalan Sudirman menjadi bukti kuatnya rasa kebersamaan masyarakat Pekanbaru. Kemacetan dan keramaian yang terjadi justru menjadi simbol semangat warga dalam merayakan identitas kotanya.
"Ini menunjukkan betapa kompaknya masyarakat Pekanbaru. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program yang dekat dengan masyarakat dan membangkitkan kebanggaan terhadap kota ini," katanya.
Rekor kue talam durian sepanjang 1,1 kilometer itu akhirnya bukan hanya tentang angka. Ia menjadi simbol kebersamaan, kecintaan terhadap budaya lokal, dan optimisme sebuah kota yang terus berupaya memperkenalkan identitasnya kepada Indonesia, bahkan dunia. (btn)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU – Minggu (21/6/202) pagi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru tak seperti biasanya. Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD), bukan sekadar untuk berolahraga atau menikmati akhir pekan, melainkan menjadi saksi lahirnya sebuah catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru.
Di sepanjang jalan protokol tersebut, terbentang kue talam durian sepanjang 1,1 kilometer. Kue tradisional khas Melayu yang selama ini akrab di meja-meja keluarga kini tampil dalam ukuran luar biasa dan berhasil mengantarkan Pekanbaru meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kue talam durian terpanjang.
Hamparan kue berwarna kuning keemasan itu menjadi magnet bagi masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai penjuru kota berdatangan untuk melihat langsung sekaligus merasakan kebersamaan dalam perayaan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut pencapaian tersebut sebagai hadiah istimewa bagi masyarakat. Menurutnya, rekor ini bukan sekadar soal panjangnya kue, tetapi tentang semangat gotong royong dan kebanggaan terhadap warisan kuliner daerah.
"Hari ini ada 1,1 kilometer kue talam durian yang kita pajang di Jalan Sudirman. Ini hadiah untuk Kota Pekanbaru," ujar Agung di hadapan ribuan warga.
Antusiasme masyarakat yang begitu besar bahkan sempat membuat proses verifikasi tim MURI mengalami kendala. Petugas penilai kesulitan menjangkau ujung barisan kue karena padatnya pengunjung yang memadati lokasi.
Meski demikian, pencapaian tersebut tetap diakui dan dicatat sebagai yang terpanjang. Keberhasilan ini menambah daftar prestasi Kota Pekanbaru setelah sebelumnya mencatatkan rekor pernikahan massal dengan peserta terbanyak.
Momen paling meriah terjadi ketika Agung mengajak warga menegaskan identitas kuliner kebanggaan daerah. Dengan gaya retoris, ia membandingkan sejumlah makanan khas dari berbagai kota di Indonesia sebelum menegaskan bahwa kue talam durian adalah milik Pekanbaru.
Seruan itu langsung disambut sorak-sorai warga yang memenuhi Jalan Sudirman. Bagi banyak orang, momen tersebut bukan sekadar perayaan rekor, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya dan kuliner Melayu yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Riau.
Kemeriahan semakin terasa ketika ribuan warga menunggu pembagian kue talam durian secara gratis. Panitia menyiapkan sekitar 3.000 porsi untuk dibagikan kepada masyarakat. Meski sempat terjadi antrean panjang karena tingginya minat warga, situasi tetap terkendali.
Agung meminta masyarakat bersabar karena ribuan porsi lainnya masih disiapkan untuk didistribusikan. Imbauan itu disambut positif oleh warga yang tetap antusias menikmati suasana perayaan.
Di tengah euforia tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru ternyata telah menyiapkan target berikutnya. Pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang, Pemko berencana kembali mencetak rekor dengan menghadirkan pisang goreng kipas terbesar di dunia.
Bagi Agung, lautan manusia yang memenuhi Jalan Sudirman menjadi bukti kuatnya rasa kebersamaan masyarakat Pekanbaru. Kemacetan dan keramaian yang terjadi justru menjadi simbol semangat warga dalam merayakan identitas kotanya.
"Ini menunjukkan betapa kompaknya masyarakat Pekanbaru. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program yang dekat dengan masyarakat dan membangkitkan kebanggaan terhadap kota ini," katanya.
Rekor kue talam durian sepanjang 1,1 kilometer itu akhirnya bukan hanya tentang angka. Ia menjadi simbol kebersamaan, kecintaan terhadap budaya lokal, dan optimisme sebuah kota yang terus berupaya memperkenalkan identitasnya kepada Indonesia, bahkan dunia. (btn)
| |
Digelar Awal November, Rektor UIR Dukung Penuh...
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:52:49
|
|---|
| |
JMSI Riau Resmi Berkantor di Jalan Sumatera,...
Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:36:01
|
|---|
| |
Zulmaeta Buka Suara soal Dugaan Penipuan di Polda...
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:20:03
|
|---|
| |
Vonis Banding PT Riau: Hukuman Gubernur Nonaktif...
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:16:08
|
|---|
| Digelar Awal November, Rektor UIR Dukung Penuh Seminar dan UKW JMSI Riau
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:52:49
|
|
|---|
| JMSI Riau Resmi Berkantor di Jalan Sumatera, Dheni Kurnia: Kita Pulang Kampung
Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:36:01
|
|
|---|
| Merasa Dicemarkan, Suami ASN Setwan Pekanbaru Adukan Tiga Media Online dan Akun TikTok ke Polda Riau
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:23:46
|
|
|---|
| Zulmaeta Buka Suara soal Dugaan Penipuan di Polda Riau, Ungkap Transaksi Saham dan Tanah Rp9,6 Miliar
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:20:03
|
|
|---|
| Vonis Banding PT Riau: Hukuman Gubernur Nonaktif Abdul Wahid Bertambah Jadi 4 Tahun
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:16:08
|
|
|---|
| Digelar Awal November, Rektor UIR Dukung Penuh Seminar dan UKW JMSI Riau
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:52:49
|
|
|---|
| JMSI Riau Resmi Berkantor di Jalan Sumatera, Dheni Kurnia: Kita Pulang Kampung
Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:36:01
|
|
|---|
| Merasa Dicemarkan, Suami ASN Setwan Pekanbaru Adukan Tiga Media Online dan Akun TikTok ke Polda Riau
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:23:46
|
|
|---|
| Zulmaeta Buka Suara soal Dugaan Penipuan di Polda Riau, Ungkap Transaksi Saham dan Tanah Rp9,6 Miliar
Senin, 5 Oktober 2026 | 21:20:03
|
|
|---|
| Digelar Awal November, Rektor UIR Dukung Penuh Seminar dan UKW JMSI Riau
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:52:49
|
|---|
| Lima Daerah Pesisir Kompak Beri Dukungan, "Bola" Pemekaran Kini di Tangan Gubernur dan DPRD Riau
Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:31:36
|
|
|---|
| Periksa 8 Kebun dan PKS di Kuansing, Gakkum Temukan Beragam Dugaan Pelanggaran Lingkungan
Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:26:06
|
|
|---|
| Video Bupati Siak Viral, Wapres Gibran Langsung Terjunkan Tim Khusus ke Wilayah 3T
Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:21:21
|
|
|---|
| Puluhan Wartawan Sudah Daftar, JMSI Riau Segera Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
Senin, 28 September 2026 | 19:17:03
|
|
|---|
| Puluhan Wartawan Sudah Daftar, JMSI Riau Segera Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
Senin, 28 September 2026 | 19:16:49
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Dugaan KKN di Balik Rekomendasi Pembatalan 643 SHM di Siak Dilaporkan ke KPK
Senin, 28 September 2026 | 17:03:09
|
|
|---|
| Bendahara PAN Pelalawan Farenza Didakwa Beli 4 Paket Ganja Rp400 Ribu, 3 Paket Ditemukan di Mobil
Jumat, 25 September 2026 | 20:35:50
|
|
|---|
| Polresta Pekanbaru Bongkar Penipuan Modus Investasi Proyek, Korban Alami Kerugian Rp7,1 Miliar
Jumat, 25 September 2026 | 20:05:14
|
|
|---|
| 14 Bulan Jadi Kapolres, AKBP John Louis Letedara Pamit Kepada Insan Pers Pelalawan
Jumat, 25 September 2026 | 20:02:11
|
|
|---|
| Purnawirawan Polisi Jadi Tersangka Kasus Sabu, 9 Paket Diamankan di Pelalawan
Jumat, 25 September 2026 | 19:58:33
|
|
|---|