
| |
Laporan Dicabut, Polda Riau Pastikan Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Tetap Diproses
Selasa, 14 Juli 2026 | 19:17:18 |
|---|
| |
Gudang Narkoba di Pekanbaru Digerebek, Kurir Ditangkap dengan 4 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:24:11 |
|---|
| |
Truk Bermuatan 40 Ton Lintasi Jalan Kelas III, Fahrizal Minta Izin PT Ekasapta Paramita Energi Dicabut
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:21:31 |
|---|
| |
Bacakan Pledoi: Abdul Wahid Bantah Semua Dakwaan JPU, Klaim Tak Pernah Memeras dan Minta Uang
Senin, 20 Juli 2026 | 19:47:31 |
|---|
| |
Dokter Magang Ditemukan Tewas di Samping RSUD Siak, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Selasa, 14 Juli 2026 | 19:14:29 |
|---|
| |
Jaksa Tak Ajukan Replik Tertulis atas Pledoi Dani Nursalam, Sidang Vonis Dijadwalkan 30 Juli
Rabu, 22 Juli 2026 | 18:32:46 |
|---|
PEKANBARU – Konflik manusia dengan satwa liar kembali memakan korban jiwa di Riau. Seorang bocah berusia 12 tahun, Jerlin Zalukhu, meninggal dunia setelah diduga diterkam Harimau Sumatera di areal Hutan Tanaman Industri (HTI), Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengungkapkan, hasil pemantauan pascakejadian menunjukkan Harimau Sumatera yang diduga menyerang korban masih berada di sekitar lokasi camp pekerja.
Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan insiden tersebut. Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi jejak, hingga memasang camera trap untuk memastikan keberadaan satwa.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh tim di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban saat itu berada di luar kamar mandi camp ketika pagar pelindung bagian belakang dalam kondisi terbuka akibat mengalami kerusakan," kata Supartono dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).
Korban kemudian ditemukan sekitar 10 meter di belakang camp pekerja dengan luka di bagian leher kiri dan kanan. Lokasi kejadian berada di areal HTI yang berbatasan dengan habitat alami Harimau Sumatera, sekitar 5,3 kilometer dari Taman Nasional Zamrud dan 5,7 kilometer dari kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER).
Di sekitar lokasi, tim menemukan jejak Harimau Sumatera berukuran sekitar 16 sentimeter dengan jarak langkah mencapai 120 sentimeter. BBKSDA kemudian memperluas pemantauan menggunakan drone thermal pada malam hari.
"Hasil drone thermal menunjukkan Harimau Sumatera masih berada di sekitar lokasi kejadian," ujar Supartono.
Berdasarkan analisis sementara, keberadaan predator tersebut diduga dipicu adanya satwa mangsa yang dipelihara di dalam camp pekerja.
"Untuk menghindari kejadian serupa, petugas bersama manajemen melakukan penyitaan terhadap satwa mangsa tersebut," ucapnya.
BBKSDA Riau mengimbau masyarakat dan pekerja yang beraktivitas di sekitar habitat Harimau Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan, tidak beraktivitas seorang diri terutama pada malam hingga dini hari, memastikan sistem pengamanan camp dalam kondisi baik, serta segera melaporkan setiap kemunculan satwa liar kepada petugas.
BBKSDA Riau menyatakan upaya mitigasi akan terus dilakukan bersama pihak terkait untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya, dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia dan pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi. (rco)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU – Konflik manusia dengan satwa liar kembali memakan korban jiwa di Riau. Seorang bocah berusia 12 tahun, Jerlin Zalukhu, meninggal dunia setelah diduga diterkam Harimau Sumatera di areal Hutan Tanaman Industri (HTI), Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengungkapkan, hasil pemantauan pascakejadian menunjukkan Harimau Sumatera yang diduga menyerang korban masih berada di sekitar lokasi camp pekerja.
Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan insiden tersebut. Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi jejak, hingga memasang camera trap untuk memastikan keberadaan satwa.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh tim di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban saat itu berada di luar kamar mandi camp ketika pagar pelindung bagian belakang dalam kondisi terbuka akibat mengalami kerusakan," kata Supartono dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).
Korban kemudian ditemukan sekitar 10 meter di belakang camp pekerja dengan luka di bagian leher kiri dan kanan. Lokasi kejadian berada di areal HTI yang berbatasan dengan habitat alami Harimau Sumatera, sekitar 5,3 kilometer dari Taman Nasional Zamrud dan 5,7 kilometer dari kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER).
Di sekitar lokasi, tim menemukan jejak Harimau Sumatera berukuran sekitar 16 sentimeter dengan jarak langkah mencapai 120 sentimeter. BBKSDA kemudian memperluas pemantauan menggunakan drone thermal pada malam hari.
"Hasil drone thermal menunjukkan Harimau Sumatera masih berada di sekitar lokasi kejadian," ujar Supartono.
Berdasarkan analisis sementara, keberadaan predator tersebut diduga dipicu adanya satwa mangsa yang dipelihara di dalam camp pekerja.
"Untuk menghindari kejadian serupa, petugas bersama manajemen melakukan penyitaan terhadap satwa mangsa tersebut," ucapnya.
BBKSDA Riau mengimbau masyarakat dan pekerja yang beraktivitas di sekitar habitat Harimau Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan, tidak beraktivitas seorang diri terutama pada malam hingga dini hari, memastikan sistem pengamanan camp dalam kondisi baik, serta segera melaporkan setiap kemunculan satwa liar kepada petugas.
BBKSDA Riau menyatakan upaya mitigasi akan terus dilakukan bersama pihak terkait untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya, dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia dan pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi. (rco)
| |
Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek,...
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
|
|---|
| |
Cair Mulai Hari Ini, 490 Pemda Bersiap Terima...
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:19:14
|
|---|
| |
Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di...
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:13:34
|
|---|
| |
Padang Dikepung Banjir: Ketinggian Air 1,5 Meter,...
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:11:19
|
|---|
| Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek, Tersangka Panik dan Buang "BB' Sabu ke Belakang Pondok
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
|
|
|---|
| Cair Mulai Hari Ini, 490 Pemda Bersiap Terima Dana Bantuan Pusat dengan Total Rp20,5 Triliun
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:19:14
|
|
|---|
| Dua Pelaku Curanmor Spesialis Kos-kosan Diringkus Reskrim Polsek Sukajadi
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:15:55
|
|
|---|
| Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Pemodal Diburu
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:13:34
|
|
|---|
| Padang Dikepung Banjir: Ketinggian Air 1,5 Meter, Warga Terjebak, Evakuasi Terus Berlangsung
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:11:19
|
|
|---|
| Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek, Tersangka Panik dan Buang "BB' Sabu ke Belakang Pondok
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
|
|
|---|
| Cair Mulai Hari Ini, 490 Pemda Bersiap Terima Dana Bantuan Pusat dengan Total Rp20,5 Triliun
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:19:14
|
|
|---|
| Dua Pelaku Curanmor Spesialis Kos-kosan Diringkus Reskrim Polsek Sukajadi
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:15:55
|
|
|---|
| Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Pemodal Diburu
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:13:34
|
|
|---|
| VIRAL, Motor Nyasar Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Polisi: Pengendara Diduga Alami Gangguan
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:05:24
|
|---|
| Padang Dikepung Banjir: Ketinggian Air 1,5 Meter, Warga Terjebak, Evakuasi Terus Berlangsung
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:11:19
|
|---|
| Motor Petani di Pelalawan Dicuri Saat Subuh, Polisi Tangkap Satu Pelaku dan Kejar Rekannya
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:08:06
|
|---|
| Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek, Tersangka Panik dan Buang "BB' Sabu ke Belakang Pondok
Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
|
|---|
| Motor Petani di Pelalawan Dicuri Saat Subuh, Polisi Tangkap Satu Pelaku dan Kejar Rekannya
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:08:06
|
|
|---|
| VIRAL, Motor Nyasar Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Polisi: Pengendara Diduga Alami Gangguan
Senin, 3 Agustus 2026 | 20:05:24
|
|
|---|
| Divonis 2 Tahun, Arief Setiawan Pikir-pikir Banding, Dani Nursalam Langsung Terima Putusan
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:31:16
|
|
|---|
| Terbukti Bersalah, Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:27:14
|
|
|---|
| Dani M Nursalam Divonis 2 Tahun, Kuasa Hukum: Keterangan sebagai Saksi Mahkota Terbukti
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:23:34
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Pengakuan Tersangka Narkoba: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Terima Rp30 Juta per Bulan
Senin, 27 Juli 2026 | 20:55:36
|
|
|---|
| Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu di Bandara SSK II
Senin, 27 Juli 2026 | 20:51:59
|
|
|---|
| Gudang Narkoba di Pekanbaru Digerebek, Kurir Ditangkap dengan 4 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:24:11
|
|
|---|
| Truk Bermuatan 40 Ton Lintasi Jalan Kelas III, Fahrizal Minta Izin PT Ekasapta Paramita Energi Dicabut
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:21:31
|
|
|---|
| Pelajar Tewas Usai Perkelahian di Pekanbaru, Keluarga Desak Polda Riau Percepat Penyidikan
Rabu, 22 Juli 2026 | 18:36:41
|
|
|---|