
| |
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17 |
|---|
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33 |
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43 |
|---|
| |
Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53 |
|---|
| |
Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08 |
|---|
| |
WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06 |
|---|
PEKANBARU - Sepeda motor Honda Revo nekat masuk ke ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Riau. Pengendara berinisial EF (20) diketahui masuk melalui Gerbang Tol Kandis Utara pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pengendara tersebut akhirnya berhasil dihentikan petugas di gerbang keluar Muara Fajar. Polisi kemudian memeriksa pengendara sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Kanit Tol Permai, AKP Awi Ruben mengatakan sepeda motor tersebut dapat masuk karena petugas keamanan tol saat itu sedang melakukan pengecekan aset di sekitar akses gerbang.
"Pada saat sepeda motor itu masuk, petugas security dari PT HK sedang melakukan pengecekan akses sehingga tidak melihat adanya sepeda motor yang masuk," kata Ruben, Senin (3/8/2026) sore.
Informasi keberadaan sepeda motor tersebut kemudian diterima petugas setelah adanya laporan dari petugas tol dan masyarakat. Polisi bersama petugas terkait selanjutnya melakukan pengejaran.
Menurut Kanit Akp Ruben, pengendara sempat berhenti setelah tiba di gerbang karena tidak dapat melanjutkan perjalanan dan diduga merasa dibuntuti.
"Sesampainya di gerbang, kendaraan tersebut karena tidak bisa keluar dan mungkin merasa dibuntuti, sepeda motor tersebut berhenti. Lalu kita lakukan pemeriksaan terhadap pengendara," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga EF mengalami gangguan. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan bahwa EF mengaku tidak mengetahui sepeda motor dilarang melintas di jalan tol.
"Dia mengatakan tidak tahu kalau jalan tol tidak bisa digunakan oleh sepeda motor. Tapi rekan-rekan media mungkin bisa melihat bahwasanya anak tersebut diduga mengalami gangguan," kata Akp Ruben.
Polisi juga mendapatkan informasi bahwa EF telah meninggalkan rumahnya di wilayah Kabupaten Kampar selama sekitar dua hari.
Petugas kemudian menghubungi orang tua atau keluarga EF. Setelah itu, pengendara diserahkan kepada pihak keluarga dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Akp Ruben mengatakan polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap petugas tol yang berjaga saat kejadian. Namun, evaluasi dan konsolidasi terkait pengamanan akses masuk tol akan dilakukan.
"Saat ini mungkin belum. Kita sudah rutin melakukan konsolidasi agar penjagaan di pintu masuk diperketat," ujarnya.
Dia menyebut terdapat kemungkinan petugas sedang melakukan aktivitas lain ketika sepeda motor tersebut masuk melalui Gerbang Tol Kandis Utara.
"Di satu sisi mungkin ada kelemahan karena petugas sedang mengecek akses atau ada kegiatan lainnya pada saat itu," katanya.
Polisi menegaskan kendaraan roda dua tidak diperbolehkan memasuki ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Kejadian tersebut menjadi evaluasi agar pengawasan di setiap akses masuk tol diperketat. (rco)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU - Sepeda motor Honda Revo nekat masuk ke ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Riau. Pengendara berinisial EF (20) diketahui masuk melalui Gerbang Tol Kandis Utara pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pengendara tersebut akhirnya berhasil dihentikan petugas di gerbang keluar Muara Fajar. Polisi kemudian memeriksa pengendara sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Kanit Tol Permai, AKP Awi Ruben mengatakan sepeda motor tersebut dapat masuk karena petugas keamanan tol saat itu sedang melakukan pengecekan aset di sekitar akses gerbang.
"Pada saat sepeda motor itu masuk, petugas security dari PT HK sedang melakukan pengecekan akses sehingga tidak melihat adanya sepeda motor yang masuk," kata Ruben, Senin (3/8/2026) sore.
Informasi keberadaan sepeda motor tersebut kemudian diterima petugas setelah adanya laporan dari petugas tol dan masyarakat. Polisi bersama petugas terkait selanjutnya melakukan pengejaran.
Menurut Kanit Akp Ruben, pengendara sempat berhenti setelah tiba di gerbang karena tidak dapat melanjutkan perjalanan dan diduga merasa dibuntuti.
"Sesampainya di gerbang, kendaraan tersebut karena tidak bisa keluar dan mungkin merasa dibuntuti, sepeda motor tersebut berhenti. Lalu kita lakukan pemeriksaan terhadap pengendara," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga EF mengalami gangguan. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan bahwa EF mengaku tidak mengetahui sepeda motor dilarang melintas di jalan tol.
"Dia mengatakan tidak tahu kalau jalan tol tidak bisa digunakan oleh sepeda motor. Tapi rekan-rekan media mungkin bisa melihat bahwasanya anak tersebut diduga mengalami gangguan," kata Akp Ruben.
Polisi juga mendapatkan informasi bahwa EF telah meninggalkan rumahnya di wilayah Kabupaten Kampar selama sekitar dua hari.
Petugas kemudian menghubungi orang tua atau keluarga EF. Setelah itu, pengendara diserahkan kepada pihak keluarga dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Akp Ruben mengatakan polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap petugas tol yang berjaga saat kejadian. Namun, evaluasi dan konsolidasi terkait pengamanan akses masuk tol akan dilakukan.
"Saat ini mungkin belum. Kita sudah rutin melakukan konsolidasi agar penjagaan di pintu masuk diperketat," ujarnya.
Dia menyebut terdapat kemungkinan petugas sedang melakukan aktivitas lain ketika sepeda motor tersebut masuk melalui Gerbang Tol Kandis Utara.
"Di satu sisi mungkin ada kelemahan karena petugas sedang mengecek akses atau ada kegiatan lainnya pada saat itu," katanya.
Polisi menegaskan kendaraan roda dua tidak diperbolehkan memasuki ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Kejadian tersebut menjadi evaluasi agar pengawasan di setiap akses masuk tol diperketat. (rco)
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga...
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| |
10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita...
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan...
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| |
Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga...
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|
|---|
| Apartemen Pavilion Tanah Abang Terbakar, Damkar Kerahkan 23 Armada, 14 Orang Berhasil Dievakuasi
Jumat, 4 September 2026 | 19:43:49
|
|
|---|
| Tragedi Banjir Nepal-China: 9 Hari Terkubur, Dua Pekerja Terowongan PLTA Diselamatkan Hidup-Hidup
Jumat, 4 September 2026 | 19:38:26
|
|
|---|
| Minta Rp600 Juta Agar Anak Lolos IPDN, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi
Jumat, 4 September 2026 | 19:33:17
|
|
|---|
| Penyerangan Warga di Tambusai Utara Berujung 9 Orang Ditahan, Para Pelaku Diduga Dibayar Rp300 Ribu
Jumat, 4 September 2026 | 19:29:01
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| DPRD Riau Soroti Pemda: Jangan Sampai Belanja Stabil, tapi Pembangunan Tidak Ada
Selasa, 1 September 2026 | 21:09:59
|
|
|---|
| Ajudan Abdul Wahid Didakwa Terlibat Pengumpulan Rp3,55 Miliar dari Kepala UPT PUPR Riau
Senin, 31 Agustus 2026 | 21:14:57
|
|
|---|
| WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06
|
|
|---|
| Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53
|
|
|---|
| Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08
|
|
|---|