
| |
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17 |
|---|
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33 |
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43 |
|---|
| |
Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53 |
|---|
| |
Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08 |
|---|
| |
WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06 |
|---|
SIAK – Seorang dokter yang sedang menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia di area kosong di samping rumah sakit, Selasa (14/7/2026) siang. Penemuan jenazah tersebut sontak menghebohkan warga dan pegawai rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.23 WIB di kawasan Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Suasana duka menyelimuti lokasi, terlebih saat seorang perempuan yang diduga istri korban tampak histeris menyaksikan proses evakuasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan dokter spesialis anestesi yang tengah menjalani program magang di RSUD Tengku Rafian. Selama bertugas, korban diketahui tinggal di rumah dinas yang disediakan pihak rumah sakit.
Seorang petugas internal rumah sakit mengatakan korban belum lama menjalani tugas di RSUD Tengku Rafian.
“Baru magang di sini, setahu kami dokter anestesi,” ujarnya singkat tanpa ingin disebutkan identitasnya.
Sementara itu, petugas keamanan rumah sakit mengungkapkan korban terakhir kali terlihat pada Senin (13/7/2026) sore. Dari rekaman kamera pengawas, korban tampak keluar seorang diri dari lingkungan rumah sakit menuju Jalan Raja Kecik.
“Sejak pagi tadi tidak terlihat di tempat tinggalnya. Setelah dicari, akhirnya ditemukan di samping rumah sakit dalam kondisi tergeletak,” kata salah satu petugas keamanan.
Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Tengku Rafian untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses evakuasi tersebut turut dipantau Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kematian korban.
“Masih kami dalami, termasuk meminta keterangan dari para saksi. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.
Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih berlangsung sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang telah dikumpulkan penyidik. (rco)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
SIAK – Seorang dokter yang sedang menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia di area kosong di samping rumah sakit, Selasa (14/7/2026) siang. Penemuan jenazah tersebut sontak menghebohkan warga dan pegawai rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.23 WIB di kawasan Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Suasana duka menyelimuti lokasi, terlebih saat seorang perempuan yang diduga istri korban tampak histeris menyaksikan proses evakuasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan dokter spesialis anestesi yang tengah menjalani program magang di RSUD Tengku Rafian. Selama bertugas, korban diketahui tinggal di rumah dinas yang disediakan pihak rumah sakit.
Seorang petugas internal rumah sakit mengatakan korban belum lama menjalani tugas di RSUD Tengku Rafian.
“Baru magang di sini, setahu kami dokter anestesi,” ujarnya singkat tanpa ingin disebutkan identitasnya.
Sementara itu, petugas keamanan rumah sakit mengungkapkan korban terakhir kali terlihat pada Senin (13/7/2026) sore. Dari rekaman kamera pengawas, korban tampak keluar seorang diri dari lingkungan rumah sakit menuju Jalan Raja Kecik.
“Sejak pagi tadi tidak terlihat di tempat tinggalnya. Setelah dicari, akhirnya ditemukan di samping rumah sakit dalam kondisi tergeletak,” kata salah satu petugas keamanan.
Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Tengku Rafian untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses evakuasi tersebut turut dipantau Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kematian korban.
“Masih kami dalami, termasuk meminta keterangan dari para saksi. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.
Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih berlangsung sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang telah dikumpulkan penyidik. (rco)
| |
Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga...
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| |
10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita...
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|---|
| |
Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan...
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| |
Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga...
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|
|---|
| Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanjung
Rabu, 9 September 2026 | 20:32:36
|
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|
|---|
| 10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Ribuan Balita dan Anak Jadi Korban
Selasa, 8 September 2026 | 18:13:51
|
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|---|
| Selisih Paham Berujung Maut, Seorang Warga Pelalawan Tewas Dikeroyok Empat Tetangganya
Rabu, 9 September 2026 | 12:22:33
|
|---|
| Proyek Jalan Rp6,9 Miliar di Pelalawan Dipertanyakan, Data LPSE dan Fakta Lapangan Tak Sinkron
Selasa, 8 September 2026 | 17:44:43
|
|---|
| Sudah Diperingatkan, TH Tetap Bakar Lahan hingga 85 Hektare di Meranti, Kini Jadi Tersangka
Senin, 7 September 2026 | 11:15:36
|
|---|
| Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengeroyokan di Pelalawan Belum Berujung Kepastian Hukum
Senin, 7 September 2026 | 11:03:17
|
|
|---|
| Apartemen Pavilion Tanah Abang Terbakar, Damkar Kerahkan 23 Armada, 14 Orang Berhasil Dievakuasi
Jumat, 4 September 2026 | 19:43:49
|
|
|---|
| Tragedi Banjir Nepal-China: 9 Hari Terkubur, Dua Pekerja Terowongan PLTA Diselamatkan Hidup-Hidup
Jumat, 4 September 2026 | 19:38:26
|
|
|---|
| Minta Rp600 Juta Agar Anak Lolos IPDN, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi
Jumat, 4 September 2026 | 19:33:17
|
|
|---|
| Penyerangan Warga di Tambusai Utara Berujung 9 Orang Ditahan, Para Pelaku Diduga Dibayar Rp300 Ribu
Jumat, 4 September 2026 | 19:29:01
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| DPRD Riau Soroti Pemda: Jangan Sampai Belanja Stabil, tapi Pembangunan Tidak Ada
Selasa, 1 September 2026 | 21:09:59
|
|
|---|
| Ajudan Abdul Wahid Didakwa Terlibat Pengumpulan Rp3,55 Miliar dari Kepala UPT PUPR Riau
Senin, 31 Agustus 2026 | 21:14:57
|
|
|---|
| WALHI Riau: Green Policing Harus Berujung Sanksi Tegas bagi Pelaku Karhutla
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:06:06
|
|
|---|
| Sidang Kasus Penghilangan Fasos Villa Karya Bakti Berlanjut 3 September, Budi Darmawan Jadi Tahanan Kota
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:12:53
|
|
|---|
| Puluhan Ponton PETI Muncul Lagi di Kuansing, Klaim Polda Riau Bersihkan Sungai Kuantan Dipertanyakan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:10:08
|
|
|---|