Kabur Setelah Kecelakaan, Polisi Buru Sopir Bus Pelangi yang Tewaskan 2 Penumpang di Tol Permai
Editor: adminredaksi77 | Reporter : Rico
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:39:32
Petugas Satlantas memeriksa mobil bus Pelangi yang remuk setelah menabrak bagian belakang truk di jalan tol Permai. (Foto: Ist)

PEKANBARU - Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kecelakaan maut yang melibatkan Bus Pelangi dan truk Fuso di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) jalur timur KM 03, Kecamatan Rumbai Barat, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK yang dikemudikan Pal Pal Sembiring (40) diduga mengalami microsleep saat melaju dari arah utara menuju selatan. Bus yang membawa sekitar 40 penumpang itu kemudian menabrak bagian belakang truk Fuso BK 8050 GU yang dikemudikan Alumawi Damanik dan melaju di jalur yang sama.

Benturan keras membuat truk terdorong ke sisi kiri jalan hingga menghantam pagar pembatas dan terbalik. Sementara bagian depan kiri Bus Pelangi mengalami kerusakan berat. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang meninggal dunia, yakni Ibrahim Yavi Al Arumi (2) yang meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala dan dada, serta Ainul Mardiah (58) yang meninggal dunia di rumah sakit setelah mengalami patah pada kedua kaki dan luka serius di bagian dada. Tiga penumpang lainnya mengalami luka berat, sedangkan 13 korban lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama sejak informasi kecelakaan diterima.

"Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak. Fokus kami menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan, serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali," ujarnya.

Menurut Eko, proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama personel kepolisian, PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, serta Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru.

Polisi juga mengungkapkan bahwa pengemudi Bus Pelangi meninggalkan lokasi usai kecelakaan dan hingga kini masih dalam pencarian.

AKBP Eko Baskara mengingatkan para pengemudi, khususnya sopir angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah.

"Jika mengantuk, segera berhenti dan manfaatkan rest area. Keselamatan harus menjadi prioritas," tegasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap seluruh korban luka segera pulih.

"Kami turut berduka cita. Semoga keluarga korban diberi ketabahan, dan korban luka segera pulih," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kesigapan seluruh personel dan pihak terkait dalam proses penyelamatan dan evakuasi korban.

Mengakhiri keterangannya, Jeki kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Patuhi aturan, jangan memaksakan diri saat lelah. Ingat, keselamatan adalah tujuan utama setiap perjalanan," pungkasnya. (rco)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Kabur Setelah Kecelakaan, Polisi Buru Sopir Bus Pelangi yang Tewaskan 2 Penumpang di Tol Permai | Redaksi77.co
×
Home /hukum
Kabur Setelah Kecelakaan, Polisi Buru Sopir Bus Pelangi yang Tewaskan 2 Penumpang di Tol Permai
Editor : adminredaksi77 | Penulis: Rico
Selasa, 7 Juli 2026 | 20:39:32
Petugas Satlantas memeriksa mobil bus Pelangi yang remuk setelah menabrak bagian belakang truk di jalan tol Permai. (Foto: Ist)

PEKANBARU - Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kecelakaan maut yang melibatkan Bus Pelangi dan truk Fuso di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) jalur timur KM 03, Kecamatan Rumbai Barat, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK yang dikemudikan Pal Pal Sembiring (40) diduga mengalami microsleep saat melaju dari arah utara menuju selatan. Bus yang membawa sekitar 40 penumpang itu kemudian menabrak bagian belakang truk Fuso BK 8050 GU yang dikemudikan Alumawi Damanik dan melaju di jalur yang sama.

Benturan keras membuat truk terdorong ke sisi kiri jalan hingga menghantam pagar pembatas dan terbalik. Sementara bagian depan kiri Bus Pelangi mengalami kerusakan berat. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang meninggal dunia, yakni Ibrahim Yavi Al Arumi (2) yang meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala dan dada, serta Ainul Mardiah (58) yang meninggal dunia di rumah sakit setelah mengalami patah pada kedua kaki dan luka serius di bagian dada. Tiga penumpang lainnya mengalami luka berat, sedangkan 13 korban lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama sejak informasi kecelakaan diterima.

"Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak. Fokus kami menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan, serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali," ujarnya.

Menurut Eko, proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama personel kepolisian, PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, serta Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru.

Polisi juga mengungkapkan bahwa pengemudi Bus Pelangi meninggalkan lokasi usai kecelakaan dan hingga kini masih dalam pencarian.

AKBP Eko Baskara mengingatkan para pengemudi, khususnya sopir angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah.

"Jika mengantuk, segera berhenti dan manfaatkan rest area. Keselamatan harus menjadi prioritas," tegasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap seluruh korban luka segera pulih.

"Kami turut berduka cita. Semoga keluarga korban diberi ketabahan, dan korban luka segera pulih," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kesigapan seluruh personel dan pihak terkait dalam proses penyelamatan dan evakuasi korban.

Mengakhiri keterangannya, Jeki kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Patuhi aturan, jangan memaksakan diri saat lelah. Ingat, keselamatan adalah tujuan utama setiap perjalanan," pungkasnya. (rco)

Pilihan Editor
Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek,...

Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri