Saksi Ungkap Dugaan Upaya Pengaruh Keterangan Terdakwa, Istri Dani Cerita Surat Diduga dari Abdul Wahid
Editor: adminredaksi77 | Reporter : Rico
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:10:51
Isteri terdakwa Dani M Nursalam, Netty Herawati, saat bersaksi di pengadilan tipikor pada PN Pekanbaru, Rabu (1/7/2026). (Foto: Rico)

PEKANBARU – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dkk di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (1/7/2026), menghadirkan saksi meringankan dari pihak terdakwa Dani M Nursalam, yakni istrinya, Netty Herawati.

Dalam persidangan, advokat Bachtiar Sitohang menggali keterangan Netty terkait pertemuannya dengan Kemal Syahab yang disebut membawa pesan dari Abdul Wahid setelah Dani M Nursalam ditahan KPK.

Bachtiar terlebih dahulu menanyakan apakah ada pesan yang disampaikan Kemal dalam pertemuan tersebut.

"Apakah ada pesan yang disampaikan dari Pak Wahid?" tanya Bachtiar.

Netty menjawab bahwa Kemal menyampaikan pesan yang diklaim berasal dari Abdul Wahid agar mereka bersama-sama menghadapi perkara tersebut.

"Ada. Kemal menyampaikan, 'Saya ke sini ingin menyampaikan pesan dari Pak Wahid. Alangkah baiknya kalau kita bersama menyelesaikan masalah ini,'" jawab Netty.

Selanjutnya, Bachtiar menanyakan apakah ada tawaran lain yang disampaikan.

"Apakah ada tawaran lain?" tanyanya.

Netty mengaku Kemal mengatakan Abdul Wahid telah menyiapkan uang Rp1 miliar untuk keluarganya.

"Ada. Kemal mengatakan Pak Wahid sudah menyiapkan uang Rp1 miliar untuk keluarga. Saat saya tanya uang apa, dijawab itu pemberian cuma-cuma," ujarnya.

Menurut Netty, selain uang Rp1 miliar, Kemal juga menyampaikan bahwa apabila Dani M Nursalam bersedia bekerja sama dan Abdul Wahid bebas, seluruh kebutuhan keluarganya akan ditanggung, mulai dari biaya sekolah anak, kebutuhan rumah tangga hingga uang bulanan sekitar Rp30 juta sampai Rp40 juta.

Untuk memperjelas maksud "bekerja sama", Bachtiar kembali mengajukan pertanyaan.

 "Apa yang dimaksud dengan bekerja sama?" tanya Bachtiar.

Netty mengaku sempat bertanya kepada Kemal apakah maksudnya Dani M Nursalam harus "pasang badan".

"Saya sempat bertanya, berarti Pak Danny harus pasang badan ya. Dari pembicaraan itu saya memahami Pak Danny diharapkan tetap pasang badan," katanya.

Dalam persidangan, Bachtiar juga menanyakan soal surat yang disebut dibawa Kemal untuk disampaikan kepada Dani M Nursalam.

Isi surat tersebut kemudian diungkapkan di hadapan majelis hakim, yakni:

"Kak, kuatkan Bang Dani. Kita harus ada yang selamat. Yang bisa menyelamatkan ini semua tergantung Bang Dani. Aku sudah cerita dengan Kemal. Terima kasih Kak. Titip salam hormat untuk seluruh keluarga."

Di akhir keterangannya, Bachtiar menanyakan sikap Dani M Nursalam setelah membaca surat tersebut.

"Apakah tawaran itu diterima Pak Danny?" tanyanya.

Netty menegaskan suaminya menolak seluruh tawaran yang disampaikan.

"Tidak. Setelah saya sampaikan kepada Pak Danny dan memperlihatkan surat itu, Pak Danny mengatakan, 'Tidak usah diterima'," ujar Netty.

Netty juga mengungkapkan, setelah penolakan tersebut, Kemal disebut masih beberapa kali berupaya menyampaikan pesan melalui keponakannya hingga menjelang berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). (rco)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Saksi Ungkap Dugaan Upaya Pengaruh Keterangan Terdakwa, Istri Dani Cerita Surat Diduga dari Abdul Wahid | Redaksi77.co
×
Home /hukum
Saksi Ungkap Dugaan Upaya Pengaruh Keterangan Terdakwa, Istri Dani Cerita Surat Diduga dari Abdul Wahid
Editor : adminredaksi77 | Penulis: Rico
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:10:51
Isteri terdakwa Dani M Nursalam, Netty Herawati, saat bersaksi di pengadilan tipikor pada PN Pekanbaru, Rabu (1/7/2026). (Foto: Rico)

PEKANBARU – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dkk di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (1/7/2026), menghadirkan saksi meringankan dari pihak terdakwa Dani M Nursalam, yakni istrinya, Netty Herawati.

Dalam persidangan, advokat Bachtiar Sitohang menggali keterangan Netty terkait pertemuannya dengan Kemal Syahab yang disebut membawa pesan dari Abdul Wahid setelah Dani M Nursalam ditahan KPK.

Bachtiar terlebih dahulu menanyakan apakah ada pesan yang disampaikan Kemal dalam pertemuan tersebut.

"Apakah ada pesan yang disampaikan dari Pak Wahid?" tanya Bachtiar.

Netty menjawab bahwa Kemal menyampaikan pesan yang diklaim berasal dari Abdul Wahid agar mereka bersama-sama menghadapi perkara tersebut.

"Ada. Kemal menyampaikan, 'Saya ke sini ingin menyampaikan pesan dari Pak Wahid. Alangkah baiknya kalau kita bersama menyelesaikan masalah ini,'" jawab Netty.

Selanjutnya, Bachtiar menanyakan apakah ada tawaran lain yang disampaikan.

"Apakah ada tawaran lain?" tanyanya.

Netty mengaku Kemal mengatakan Abdul Wahid telah menyiapkan uang Rp1 miliar untuk keluarganya.

"Ada. Kemal mengatakan Pak Wahid sudah menyiapkan uang Rp1 miliar untuk keluarga. Saat saya tanya uang apa, dijawab itu pemberian cuma-cuma," ujarnya.

Menurut Netty, selain uang Rp1 miliar, Kemal juga menyampaikan bahwa apabila Dani M Nursalam bersedia bekerja sama dan Abdul Wahid bebas, seluruh kebutuhan keluarganya akan ditanggung, mulai dari biaya sekolah anak, kebutuhan rumah tangga hingga uang bulanan sekitar Rp30 juta sampai Rp40 juta.

Untuk memperjelas maksud "bekerja sama", Bachtiar kembali mengajukan pertanyaan.

 "Apa yang dimaksud dengan bekerja sama?" tanya Bachtiar.

Netty mengaku sempat bertanya kepada Kemal apakah maksudnya Dani M Nursalam harus "pasang badan".

"Saya sempat bertanya, berarti Pak Danny harus pasang badan ya. Dari pembicaraan itu saya memahami Pak Danny diharapkan tetap pasang badan," katanya.

Dalam persidangan, Bachtiar juga menanyakan soal surat yang disebut dibawa Kemal untuk disampaikan kepada Dani M Nursalam.

Isi surat tersebut kemudian diungkapkan di hadapan majelis hakim, yakni:

"Kak, kuatkan Bang Dani. Kita harus ada yang selamat. Yang bisa menyelamatkan ini semua tergantung Bang Dani. Aku sudah cerita dengan Kemal. Terima kasih Kak. Titip salam hormat untuk seluruh keluarga."

Di akhir keterangannya, Bachtiar menanyakan sikap Dani M Nursalam setelah membaca surat tersebut.

"Apakah tawaran itu diterima Pak Danny?" tanyanya.

Netty menegaskan suaminya menolak seluruh tawaran yang disampaikan.

"Tidak. Setelah saya sampaikan kepada Pak Danny dan memperlihatkan surat itu, Pak Danny mengatakan, 'Tidak usah diterima'," ujar Netty.

Netty juga mengungkapkan, setelah penolakan tersebut, Kemal disebut masih beberapa kali berupaya menyampaikan pesan melalui keponakannya hingga menjelang berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). (rco)

Pilihan Editor
Transaksi Narkoba di Pelalawan Digerebek,...

Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:26:29
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri