Kebun Jagung di Payung Sekaki Jadi Perhatian Polisi, Panen Perdana Ditargetkan Juni 2026
Editor: adminredaksi77 | Reporter : Bang Tun
Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24:12

PEKANBARU — Hamparan jagung pipil di Jalan Pemuda Ujung, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, mulai menunjukkan hasil menjanjikan. Kebun milik kelompok tani binaan warga setempat itu kini menjadi perhatian jajaran Polsek Payung Sekaki sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Payung Sekaki Kompol Rafidin L. Gaol bersama personel turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung, Selasa (19/5/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus memberi motivasi kepada petani yang selama dua tahun terakhir konsisten mengelola lahan produktif tersebut.

Didampingi Kanit Binmas Ipda Restu Inanda SH dan Bhabinkamtibmas, Kapolsek mengecek tiga tahap lahan penanaman jagung pipil yang sedang dikembangkan kelompok tani milik Icuk.

Pada lahan tahap pertama seluas sekitar setengah hektare, kondisi tanaman terlihat cukup subur. Jagung berusia 94 hari itu tumbuh dengan tinggi rata-rata mencapai 220 sentimeter dan diperkirakan memasuki masa panen pada 8 Juni 2026 mendatang.

“Perkembangannya cukup baik. Ini menunjukkan masyarakat memiliki potensi besar memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif,” kata Kompol Rafidin di sela peninjauan.

Sementara itu, lahan tahap kedua seluas sekitar 2.000 meter persegi menunjukkan pertumbuhan yang belum maksimal. Tanaman berusia 58 hari tersebut rata-rata baru mencapai tinggi sekitar satu meter akibat pengaruh cuaca, kualitas tanah, dan faktor perawatan.

Meski demikian, kelompok tani tetap melakukan perawatan intensif agar hasil panen berikutnya lebih optimal. Sedangkan lahan tahap ketiga seluas setengah hektare telah dipersiapkan untuk penanaman baru awal Juni nanti.

Menurut Rafidin, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber ekonomi produktif.

“Kami ingin memberi motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Keberadaan kebun jagung tersebut juga mulai memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari tenaga perawatan hingga distribusi hasil panen. Selain untuk kebutuhan pangan, jagung pipil juga memiliki permintaan pasar yang stabil untuk pakan ternak dan industri olahan.

Jika panen perdana berjalan sesuai target pada Juni mendatang, kebun jagung di Tirta Siak itu berpotensi menjadi contoh pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat di kawasan perkotaan. (ist)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Kebun Jagung di Payung Sekaki Jadi Perhatian Polisi, Panen Perdana Ditargetkan Juni 2026 | Redaksi77.co
×
Home /bisnis
Kebun Jagung di Payung Sekaki Jadi Perhatian Polisi, Panen Perdana Ditargetkan Juni 2026
Editor : adminredaksi77 | Penulis: Bang Tun
Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24:12

PEKANBARU — Hamparan jagung pipil di Jalan Pemuda Ujung, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, mulai menunjukkan hasil menjanjikan. Kebun milik kelompok tani binaan warga setempat itu kini menjadi perhatian jajaran Polsek Payung Sekaki sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Payung Sekaki Kompol Rafidin L. Gaol bersama personel turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung, Selasa (19/5/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus memberi motivasi kepada petani yang selama dua tahun terakhir konsisten mengelola lahan produktif tersebut.

Didampingi Kanit Binmas Ipda Restu Inanda SH dan Bhabinkamtibmas, Kapolsek mengecek tiga tahap lahan penanaman jagung pipil yang sedang dikembangkan kelompok tani milik Icuk.

Pada lahan tahap pertama seluas sekitar setengah hektare, kondisi tanaman terlihat cukup subur. Jagung berusia 94 hari itu tumbuh dengan tinggi rata-rata mencapai 220 sentimeter dan diperkirakan memasuki masa panen pada 8 Juni 2026 mendatang.

“Perkembangannya cukup baik. Ini menunjukkan masyarakat memiliki potensi besar memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif,” kata Kompol Rafidin di sela peninjauan.

Sementara itu, lahan tahap kedua seluas sekitar 2.000 meter persegi menunjukkan pertumbuhan yang belum maksimal. Tanaman berusia 58 hari tersebut rata-rata baru mencapai tinggi sekitar satu meter akibat pengaruh cuaca, kualitas tanah, dan faktor perawatan.

Meski demikian, kelompok tani tetap melakukan perawatan intensif agar hasil panen berikutnya lebih optimal. Sedangkan lahan tahap ketiga seluas setengah hektare telah dipersiapkan untuk penanaman baru awal Juni nanti.

Menurut Rafidin, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber ekonomi produktif.

“Kami ingin memberi motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Keberadaan kebun jagung tersebut juga mulai memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari tenaga perawatan hingga distribusi hasil panen. Selain untuk kebutuhan pangan, jagung pipil juga memiliki permintaan pasar yang stabil untuk pakan ternak dan industri olahan.

Jika panen perdana berjalan sesuai target pada Juni mendatang, kebun jagung di Tirta Siak itu berpotensi menjadi contoh pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat di kawasan perkotaan. (ist)

Pilihan Editor
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri