
| |
Dari Lahan Sempit ke Rak Supermarket, Hidroponik Polsek Payung Sekaki Pekanbaru Panen Cuan
Kamis, 21 Mei 2026 | 12:35:02 |
|---|
| |
Sidang Korupsi PT SPRH: Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Disebut Terima Aliran Dana Rp2 Miliar
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19:36 |
|---|
| |
Kasus Kuota Haji: KPK Dalami Sosok “ZA” dan Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus DPR
Selasa, 12 Mei 2026 | 21:12:31 |
|---|
| |
Tragis! Pelajar 13 Tahun Meregang Nyawa Usai Jatuh Saat Salip Dump Truck di Palas Rumbai
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36:04 |
|---|
| |
Kebun Jagung di Payung Sekaki Jadi Perhatian Polisi, Panen Perdana Ditargetkan Juni 2026
Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24:12 |
|---|
| |
Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026, 557 Tersangka Diamankan
Selasa, 12 Mei 2026 | 21:08:23 |
|---|
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa anggota Komisi VIII DPR RI, termasuk pihak yang terlibat dalam Panitia Khusus (Pansus) Haji, terkait penyidikan dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024.
Langkah itu dilakukan untuk mendalami berbagai temuan dan informasi yang muncul selama proses pengawasan DPR terhadap kebijakan pembagian kuota tambahan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan berbagai fakta yang terungkap dalam rapat hingga sidang Pansus Haji DPR kini menjadi bahan penting bagi penyidik dalam membongkar perkara tersebut.
“Informasi yang muncul dalam sidang kami gunakan untuk pengayaan penyidik dalam mengungkap perkara ini,” kata Budi di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
KPK juga menyoroti dugaan adanya aliran uang dari Kementerian Agama kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan Pansus Haji DPR. Dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan saksi dan penelusuran alat bukti.
“Terkait adanya dugaan aliran uang dari Kementerian Agama kepada pihak-pihak di Pansus, tentu ini perlu dikonfirmasi dan membutuhkan keterangan yang bisa menjelaskan hal tersebut,” ujar Budi.
Menurut dia, KPK akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila proses pemanggilan saksi mulai dilakukan.
Selain itu, penyidik turut mendalami pengakuan mantan staf khusus Menteri Agama era Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mengenai sosok berinisial ZA.
Nama ZA disebut berperan sebagai perantara dugaan aliran dana sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat yang diduga terkait Pansus Hak Angket Haji DPR.
Tak hanya itu, KPK juga menelusuri dugaan aliran dana dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) kepada pihak-pihak di lingkungan Kemenag. Dugaan tersebut berkaitan dengan pengisian kuota haji khusus dari tambahan 20 ribu kuota haji pada musim haji 2024.
“Tersangka didalami terkait dugaan adanya aliran uang dari para PIHK kepada pihak-pihak di Kemenag berkaitan dengan pengisian kuota haji khusus yang berasal dari pembagian kuota haji tambahan,” kata Budi.
Saat ini, penyidik tengah membedah seluruh proses pembagian kuota tambahan tersebut, mulai dari pembahasan awal hingga mekanisme pelaksanaannya.
KPK ingin memastikan apakah kebijakan pembagian kuota itu murni berasal dari internal Kementerian Agama atau dipengaruhi dorongan kuat dari asosiasi penyelenggara haji khusus.
“Bagaimana inisiatif awal itu muncul, apakah murni dari Kemenag atau memang ada dorongan kuat dari asosiasi yang membawahi PIHK,” ujar Budi Prasetyo. (**)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa anggota Komisi VIII DPR RI, termasuk pihak yang terlibat dalam Panitia Khusus (Pansus) Haji, terkait penyidikan dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024.
Langkah itu dilakukan untuk mendalami berbagai temuan dan informasi yang muncul selama proses pengawasan DPR terhadap kebijakan pembagian kuota tambahan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan berbagai fakta yang terungkap dalam rapat hingga sidang Pansus Haji DPR kini menjadi bahan penting bagi penyidik dalam membongkar perkara tersebut.
“Informasi yang muncul dalam sidang kami gunakan untuk pengayaan penyidik dalam mengungkap perkara ini,” kata Budi di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
KPK juga menyoroti dugaan adanya aliran uang dari Kementerian Agama kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan Pansus Haji DPR. Dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan saksi dan penelusuran alat bukti.
“Terkait adanya dugaan aliran uang dari Kementerian Agama kepada pihak-pihak di Pansus, tentu ini perlu dikonfirmasi dan membutuhkan keterangan yang bisa menjelaskan hal tersebut,” ujar Budi.
Menurut dia, KPK akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila proses pemanggilan saksi mulai dilakukan.
Selain itu, penyidik turut mendalami pengakuan mantan staf khusus Menteri Agama era Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mengenai sosok berinisial ZA.
Nama ZA disebut berperan sebagai perantara dugaan aliran dana sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat yang diduga terkait Pansus Hak Angket Haji DPR.
Tak hanya itu, KPK juga menelusuri dugaan aliran dana dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) kepada pihak-pihak di lingkungan Kemenag. Dugaan tersebut berkaitan dengan pengisian kuota haji khusus dari tambahan 20 ribu kuota haji pada musim haji 2024.
“Tersangka didalami terkait dugaan adanya aliran uang dari para PIHK kepada pihak-pihak di Kemenag berkaitan dengan pengisian kuota haji khusus yang berasal dari pembagian kuota haji tambahan,” kata Budi.
Saat ini, penyidik tengah membedah seluruh proses pembagian kuota tambahan tersebut, mulai dari pembahasan awal hingga mekanisme pelaksanaannya.
KPK ingin memastikan apakah kebijakan pembagian kuota itu murni berasal dari internal Kementerian Agama atau dipengaruhi dorongan kuat dari asosiasi penyelenggara haji khusus.
“Bagaimana inisiatif awal itu muncul, apakah murni dari Kemenag atau memang ada dorongan kuat dari asosiasi yang membawahi PIHK,” ujar Budi Prasetyo. (**)
| |
Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana...
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|---|
| |
Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu...
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|---|
| |
Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan...
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|---|
| |
Ribuan Ekstasi dan Etomidate Dicegat di Batas...
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:29:07
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana Penyerahan Rp1 Miliar yang Gagal akibat OTT KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu Sarankan Tinggalkan 3 Ponsel Sebelum Serahkan Diri ke KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|
|---|
| Budidaya Lele di Tampan Berkembang, Posek Payung Sekaki Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Selasa, 2 Juni 2026 | 15:46:50
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana Penyerahan Rp1 Miliar yang Gagal akibat OTT KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu Sarankan Tinggalkan 3 Ponsel Sebelum Serahkan Diri ke KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|---|
| Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Bersama Bhabinkamtibmas Semangati Petani dan Peternak di Tirta Siak
Senin, 1 Juni 2026 | 16:36:28
|
|---|
| Budidaya Lele di Tampan Berkembang, Posek Payung Sekaki Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Selasa, 2 Juni 2026 | 15:46:50
|
|---|
| Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Bersama Bhabinkamtibmas Semangati Petani dan Peternak di Tirta Siak
Senin, 1 Juni 2026 | 16:36:28
|
|
|---|
| BBPOM dan Komisi IX DPR RI Edukasi Pangan Aman untuk Cegah Stunting, Warga Tapung Hulu Antusias
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:31:25
|
|
|---|
| Ribuan Ekstasi dan Etomidate Dicegat di Batas Kota Pekanbaru, Dua Tersangka Ditangkap
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:29:07
|
|
|---|
| Polsek Payung Sekaki Dampingi Warga Kelola Kebun Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dari Lingkungan Terdekat
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:24:05
|
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Cek Tanaman Jagung di Karya Indah, Panen Diprediksi Awal Juni
Jumat, 29 Mei 2026 | 15:59:45
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Aroma Rendang Akhiri Pelarian Napi Pekanbaru Ini, Ditangkap Saat Dekati Warga Lagi Masak Daging Kurban
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05:39
|
|
|---|
| Jajaran Polsek Payung Sekaki Sambangi Lahan Jagung Warga di Kawasan Air Hitam
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:00:43
|
|
|---|
| Napi Kasus Curat Kabur Dari Rutan Pekanbaru, Petugas Masih Lakukan Pengejaran
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:16:50
|
|
|---|
| Heboh Razia THM Pekanbaru, AF Diduga Anak Bupati dan Selebgram SA Positif Narkotika
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:13:42
|
|
|---|
| Dari Lahan Tidur Jadi Ladang Harapan, Jagung Binaan Polsek Payung Sekaki di Tapung Segera Panen
Selasa, 26 Mei 2026 | 16:02:05
|
|
|---|