
| |
Dari Lahan Sempit ke Rak Supermarket, Hidroponik Polsek Payung Sekaki Pekanbaru Panen Cuan
Kamis, 21 Mei 2026 | 12:35:02 |
|---|
| |
Sidang Korupsi PT SPRH: Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Disebut Terima Aliran Dana Rp2 Miliar
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19:36 |
|---|
| |
Kasus Kuota Haji: KPK Dalami Sosok “ZA” dan Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus DPR
Selasa, 12 Mei 2026 | 21:12:31 |
|---|
| |
Tragis! Pelajar 13 Tahun Meregang Nyawa Usai Jatuh Saat Salip Dump Truck di Palas Rumbai
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36:04 |
|---|
| |
Kebun Jagung di Payung Sekaki Jadi Perhatian Polisi, Panen Perdana Ditargetkan Juni 2026
Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24:12 |
|---|
| |
Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026, 557 Tersangka Diamankan
Selasa, 12 Mei 2026 | 21:08:23 |
|---|
PEKANBARU — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pengawasan ketat pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Provinsi Riau. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melanggar standar operasional prosedur (SOP) akan langsung dihentikan sementara operasionalnya.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. Sony Sonjaya, saat rapat konsolidasi program MBG bersama kasatpel, mitra dan yayasan di Ballroom Hotel Premiere, Kota Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026) siang.
“Jika terjadi kejadian menonjol dan diketahui karena sarana prasarana tidak layak atau SOP tidak dijalankan, maka kami suspen sampai dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Target 800 SPPG
Sony menyebut hingga saat ini sudah ada 633 SPPG berdiri di Riau. Seluruh bangunan SPPG dibangun oleh mitra dan masyarakat dengan dukungan lebih dari 25 ribu relawan.
Jumlah itu mendekati target sekitar 800 unit SPPG di wilayah Riau.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, satgas dan mitra menjadi faktor percepatan pembangunan layanan pemenuhan gizi tersebut.
Wajib Punya Media Sosial
BGN juga mewajibkan seluruh kepala SPPG memiliki media sosial untuk transparansi publik. Setiap dapur MBG harus mengumumkan menu harian, bahan makanan, harga hingga kandungan gizinya.
Masyarakat diminta ikut mengawasi dan melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian harga bahan atau kualitas makanan.
“Ini bentuk kontrol sosial. Penerima manfaat juga menjadi pengawas,” kata Sony.
Ia menambahkan, anggaran MBG tidak seragam. Untuk kelompok kecil seperti balita, TK dan Raudhatul Athfal dialokasikan Rp13 ribu per porsi, sedangkan kelompok lainnya Rp15 ribu per porsi.
Sertifikat Higenis Wajib 30 Hari
BGN memberi batas maksimal 30 hari kepada SPPG yang mulai beroperasi untuk mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan. Jika tidak mengajukan dalam waktu tersebut, operasional akan dihentikan sementara.
“Kalau 30 hari tidak mendaftar, kami anggap tidak ada keseriusan dan akan disuspen,” tegasnya.
Tetap Berjalan Saat Ramadhan
BGN memastikan Program Makan Bergizi tetap berjalan selama Ramadhan, namun dengan penyesuaian mekanisme. Makanan tidak dikonsumsi di tempat dan menu diubah sesuai rekomendasi ahli gizi.
Karbohidrat bisa diganti dalam bentuk lain seperti kue, sementara protein dapat berupa telur rebus, telur asin, dendeng atau abon. Untuk pondok pesantren, makanan dimasak siang hari dan dibagikan menjelang berbuka puasa.
BGN juga telah menutup portal pendaftaran SPPG baru. Jika suatu kecamatan masih membutuhkan tambahan unit, pemerintah daerah harus mengusulkan secara resmi untuk diverifikasi. (rco)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pengawasan ketat pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Provinsi Riau. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melanggar standar operasional prosedur (SOP) akan langsung dihentikan sementara operasionalnya.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. Sony Sonjaya, saat rapat konsolidasi program MBG bersama kasatpel, mitra dan yayasan di Ballroom Hotel Premiere, Kota Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026) siang.
“Jika terjadi kejadian menonjol dan diketahui karena sarana prasarana tidak layak atau SOP tidak dijalankan, maka kami suspen sampai dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Target 800 SPPG
Sony menyebut hingga saat ini sudah ada 633 SPPG berdiri di Riau. Seluruh bangunan SPPG dibangun oleh mitra dan masyarakat dengan dukungan lebih dari 25 ribu relawan.
Jumlah itu mendekati target sekitar 800 unit SPPG di wilayah Riau.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, satgas dan mitra menjadi faktor percepatan pembangunan layanan pemenuhan gizi tersebut.
Wajib Punya Media Sosial
BGN juga mewajibkan seluruh kepala SPPG memiliki media sosial untuk transparansi publik. Setiap dapur MBG harus mengumumkan menu harian, bahan makanan, harga hingga kandungan gizinya.
Masyarakat diminta ikut mengawasi dan melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian harga bahan atau kualitas makanan.
“Ini bentuk kontrol sosial. Penerima manfaat juga menjadi pengawas,” kata Sony.
Ia menambahkan, anggaran MBG tidak seragam. Untuk kelompok kecil seperti balita, TK dan Raudhatul Athfal dialokasikan Rp13 ribu per porsi, sedangkan kelompok lainnya Rp15 ribu per porsi.
Sertifikat Higenis Wajib 30 Hari
BGN memberi batas maksimal 30 hari kepada SPPG yang mulai beroperasi untuk mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan. Jika tidak mengajukan dalam waktu tersebut, operasional akan dihentikan sementara.
“Kalau 30 hari tidak mendaftar, kami anggap tidak ada keseriusan dan akan disuspen,” tegasnya.
Tetap Berjalan Saat Ramadhan
BGN memastikan Program Makan Bergizi tetap berjalan selama Ramadhan, namun dengan penyesuaian mekanisme. Makanan tidak dikonsumsi di tempat dan menu diubah sesuai rekomendasi ahli gizi.
Karbohidrat bisa diganti dalam bentuk lain seperti kue, sementara protein dapat berupa telur rebus, telur asin, dendeng atau abon. Untuk pondok pesantren, makanan dimasak siang hari dan dibagikan menjelang berbuka puasa.
BGN juga telah menutup portal pendaftaran SPPG baru. Jika suatu kecamatan masih membutuhkan tambahan unit, pemerintah daerah harus mengusulkan secara resmi untuk diverifikasi. (rco)
| |
Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana...
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|---|
| |
Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu...
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|---|
| |
Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan...
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|---|
| |
Ribuan Ekstasi dan Etomidate Dicegat di Batas...
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:29:07
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana Penyerahan Rp1 Miliar yang Gagal akibat OTT KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu Sarankan Tinggalkan 3 Ponsel Sebelum Serahkan Diri ke KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|
|---|
| Budidaya Lele di Tampan Berkembang, Posek Payung Sekaki Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Selasa, 2 Juni 2026 | 15:46:50
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Kesaksian Dani Ungkap Rencana Penyerahan Rp1 Miliar yang Gagal akibat OTT KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:47:33
|
|
|---|
| Sidang Abdul Wahid: Dani Sebut Bupati Inhu Sarankan Tinggalkan 3 Ponsel Sebelum Serahkan Diri ke KPK
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:34:28
|
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|
|---|
| Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Hubungan Retak dengan SF Hariyanto Terungkap di Pengadilan
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02:16
|
|---|
| Sinergi Polsek Payung Sekaki dan Petani Berbuah Manis, Panen Jagung 4 Ton dari Lahan 1 Hektare di Tapung
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13:03
|
|---|
| Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Bersama Bhabinkamtibmas Semangati Petani dan Peternak di Tirta Siak
Senin, 1 Juni 2026 | 16:36:28
|
|---|
| Budidaya Lele di Tampan Berkembang, Posek Payung Sekaki Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Selasa, 2 Juni 2026 | 15:46:50
|
|---|
| Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Bersama Bhabinkamtibmas Semangati Petani dan Peternak di Tirta Siak
Senin, 1 Juni 2026 | 16:36:28
|
|
|---|
| BBPOM dan Komisi IX DPR RI Edukasi Pangan Aman untuk Cegah Stunting, Warga Tapung Hulu Antusias
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:31:25
|
|
|---|
| Ribuan Ekstasi dan Etomidate Dicegat di Batas Kota Pekanbaru, Dua Tersangka Ditangkap
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:29:07
|
|
|---|
| Polsek Payung Sekaki Dampingi Warga Kelola Kebun Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dari Lingkungan Terdekat
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:24:05
|
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Cek Tanaman Jagung di Karya Indah, Panen Diprediksi Awal Juni
Jumat, 29 Mei 2026 | 15:59:45
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Aroma Rendang Akhiri Pelarian Napi Pekanbaru Ini, Ditangkap Saat Dekati Warga Lagi Masak Daging Kurban
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05:39
|
|
|---|
| Jajaran Polsek Payung Sekaki Sambangi Lahan Jagung Warga di Kawasan Air Hitam
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:00:43
|
|
|---|
| Napi Kasus Curat Kabur Dari Rutan Pekanbaru, Petugas Masih Lakukan Pengejaran
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:16:50
|
|
|---|
| Heboh Razia THM Pekanbaru, AF Diduga Anak Bupati dan Selebgram SA Positif Narkotika
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:13:42
|
|
|---|
| Dari Lahan Tidur Jadi Ladang Harapan, Jagung Binaan Polsek Payung Sekaki di Tapung Segera Panen
Selasa, 26 Mei 2026 | 16:02:05
|
|
|---|