
| |
Ketika Taman Nasional Tesso Nilo Menyempit, Kematian Gajah Semakin Meningkat
Kamis, 29 Januari 2026 | 14:54:22 |
|---|
| |
Bawa Nama RANS, Wanita Ini Diduga Tipu Investor Bisnis Toko Kecantikan Hingga Rp6,8 Miliar
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:56:54 |
|---|
| |
Dua Pecatan Polri Terlibat Jaringan Ekstasi di Pekanbaru, Lima Tersangka Dicokok Polisi di Rumah Kos
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:10:33 |
|---|
| |
Jadi Sorotan Publik Pekanbaru, Selegram Adil Atra Dkk Bebas dari Jerat Hukum Usai Digerebek Pesta Narkoba
Minggu, 25 Januari 2026 | 15:14:17 |
|---|
| |
Langkah Nyata Green Policing, Binmas Polsek Payung Sekaki Gelar Penanaman Pohon Bersama Masyarakat
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55:38 |
|---|
| |
Jaga Ketahanan Ekologi Desa, Ketua DPD RI dan Mendes Sepakat Adakan Lomba ''Green Village''
Kamis, 15 Januari 2026 | 13:44:51 |
|---|
PEKANBARU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru bersama Tim Raga mengintensifkan Patroli Blue Light untuk memburu pelaku balap liar dan pengguna knalpot brong pada malam akhir pekan di sejumlah titik rawan, Minggu (18/01/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 12 unit sepeda motor.
Patroli menyasar para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, mulai dari penggunaan knalpot tidak standar, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), hingga pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan lengkap.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan tindakan tegas diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah kota.
“Sebanyak 12 kendaraan kami amankan karena menggunakan knalpot brong dan kondisi kendaraan tidak standar, seperti tidak adanya spion maupun TNKB. Semua kendaraan langsung ditilang dan diamankan sebagai barang bukti,” ujar AKP Satrio.
Patroli dipimpin Kasubnit Turjagwali, Ipda Friadi, dengan menyisir sejumlah lokasi strategis seperti kawasan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman (sekitar RS Awal Bros), Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tambusai, Jalan Diponegoro, dan Jalan Pattimura.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, menekan angka kecelakaan dan aksi balap liar pada malam hari, mencegah kejahatan jalanan (C3: curat, curas, curanmor), sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
AKP Satrio juga mengimbau orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.
“Kami akan terus mengintensifkan patroli ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Pekanbaru,” tutupnya.(rco)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PEKANBARU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru bersama Tim Raga mengintensifkan Patroli Blue Light untuk memburu pelaku balap liar dan pengguna knalpot brong pada malam akhir pekan di sejumlah titik rawan, Minggu (18/01/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 12 unit sepeda motor.
Patroli menyasar para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, mulai dari penggunaan knalpot tidak standar, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), hingga pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan lengkap.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan tindakan tegas diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah kota.
“Sebanyak 12 kendaraan kami amankan karena menggunakan knalpot brong dan kondisi kendaraan tidak standar, seperti tidak adanya spion maupun TNKB. Semua kendaraan langsung ditilang dan diamankan sebagai barang bukti,” ujar AKP Satrio.
Patroli dipimpin Kasubnit Turjagwali, Ipda Friadi, dengan menyisir sejumlah lokasi strategis seperti kawasan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman (sekitar RS Awal Bros), Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tambusai, Jalan Diponegoro, dan Jalan Pattimura.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, menekan angka kecelakaan dan aksi balap liar pada malam hari, mencegah kejahatan jalanan (C3: curat, curas, curanmor), sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
AKP Satrio juga mengimbau orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.
“Kami akan terus mengintensifkan patroli ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Pekanbaru,” tutupnya.(rco)
| |
Kapolda Tinjau TKP Kematian Gajah di Areal HTI...
Senin, 9 Februari 2026 | 17:18:53
|
|---|
| |
Bentrok Berdarah di Perkebunan Eks PT BS Rohul,...
Senin, 9 Februari 2026 | 09:18:22
|
|---|
| |
Bukti Forensik Pastikan Kematian Gajah Sumatera...
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:39:00
|
|---|
| |
Kematian Gajah di Area Konsesi RAPP, Jikalahari:...
Jumat, 6 Februari 2026 | 15:40:26
|
|---|
| Ruang yang Dibiarkan Kosong: Ketika Konflik Diketahui, tapi Tak Segera Ditangani
Senin, 9 Februari 2026 | 17:35:48
|
|
|---|
| Kapolda Tinjau TKP Kematian Gajah di Areal HTI RAPP Ukui, WALHI dan Jikalahari Desak Penegakan Hukum
Senin, 9 Februari 2026 | 17:18:53
|
|
|---|
| Tanggapi Kematian Gajah Sumatera di Area HTI, Walhi Riau: PT RAPP Harus Tanggung Jawab
Senin, 9 Februari 2026 | 13:22:44
|
|
|---|
| Bentrok Berdarah di Perkebunan Eks PT BS Rohul, Satu Pekerja Koperasi Tewas dan Lima Orang Terluka
Senin, 9 Februari 2026 | 09:18:22
|
|
|---|
| Motor Ditumpangi 3 Pelajar Tabrak Truk Parkir di Rumbai, Bocah 13 Tahun Tewas di Tempat
Minggu, 8 Februari 2026 | 19:21:16
|
|
|---|
| Ruang yang Dibiarkan Kosong: Ketika Konflik Diketahui, tapi Tak Segera Ditangani
Senin, 9 Februari 2026 | 17:35:48
|
|
|---|
| Kapolda Tinjau TKP Kematian Gajah di Areal HTI RAPP Ukui, WALHI dan Jikalahari Desak Penegakan Hukum
Senin, 9 Februari 2026 | 17:18:53
|
|
|---|
| Tanggapi Kematian Gajah Sumatera di Area HTI, Walhi Riau: PT RAPP Harus Tanggung Jawab
Senin, 9 Februari 2026 | 13:22:44
|
|
|---|
| Bentrok Berdarah di Perkebunan Eks PT BS Rohul, Satu Pekerja Koperasi Tewas dan Lima Orang Terluka
Senin, 9 Februari 2026 | 09:18:22
|
|
|---|
| Kematian Gajah di Area Konsesi RAPP, Jikalahari: Bencana Ekologi di Lanskap TNTN
Jumat, 6 Februari 2026 | 15:40:26
|
|---|
| Gajah Sumatera Ditemukan Mati dengan Kepala Terpotong, Lokasi Areal Hutan Konsesi RAPP di Pelalawan
Kamis, 5 Februari 2026 | 21:27:40
|
|---|
| Motor Ditumpangi 3 Pelajar Tabrak Truk Parkir di Rumbai, Bocah 13 Tahun Tewas di Tempat
Minggu, 8 Februari 2026 | 19:21:16
|
|---|
| Bukti Forensik Pastikan Kematian Gajah Sumatera di Areal HTI RAPP Akibat Luka Tembak, Ada 2 Proyektil di Bagian Tengkorak
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:39:00
|
|---|
| Polresta Pekanbaru Tangkap Pengedar Ekstasi di Taman Kaca Mayang, Puluhan Butir Ekstasi Disita
Minggu, 8 Februari 2026 | 16:06:48
|
|
|---|
| Kerumitan di TNTN: Izin, Klaim, dan Negara yang Datang Terlambat
Sabtu, 7 Februari 2026 | 12:27:28
|
|
|---|
| Bukti Forensik Pastikan Kematian Gajah Sumatera di Areal HTI RAPP Akibat Luka Tembak, Ada 2 Proyektil di Bagian Tengkorak
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:39:00
|
|
|---|
| Kematian Gajah di Area Konsesi RAPP, Jikalahari: Bencana Ekologi di Lanskap TNTN
Jumat, 6 Februari 2026 | 15:40:26
|
|
|---|
| Penyebab Kematian Gajah di Ukui Belum Ada Titik Terang, RAPP Dukung Seluruh Rangkaian Penyelidikan
Jumat, 6 Februari 2026 | 11:57:10
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Tindak Lanjut Arahan Presiden, Polda Riau dan Pemko Pekanbaru Kick-Off Gotong Royong Serentak
Jumat, 6 Februari 2026 | 10:28:27
|
|
|---|
| Gajah Sumatera Ditemukan Mati dengan Kepala Terpotong, Lokasi Areal Hutan Konsesi RAPP di Pelalawan
Kamis, 5 Februari 2026 | 21:27:40
|
|
|---|
| Jelang Ramadhan, FKIP UIR Hadirkan Konser Orkestra Religi Spektakuler di Pekanbaru
Kamis, 5 Februari 2026 | 17:24:26
|
|
|---|
| Tol Sicincin-Bukittinggi Segera Dibangun, Ada Terowongan 5,85 Km dan Jembatan 2,71 Kilometer
Kamis, 5 Februari 2026 | 15:18:48
|
|
|---|
| Ketika Keseimbangan Ekosistem Rusak, Satwa Pun Terdorong Keluar dari Kawasan Konservasi TNTN
Kamis, 5 Februari 2026 | 14:37:23
|
|
|---|