Sungai Siak Meluap di Kelurahan Meranti Pandak, Pemko Pekanbaru Dirikan Tenda Penampungan Warga Terdampak
Editor: adminredaksi77 | Reporter : antaranews
Jumat, 9 Januari 2026 | 11:44:32

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau mendirikan tenda penampungan bagi 17 kepala keluarga (KK) yang mengungsi, karena terdampak banjir luapan Sungai Siak di Kelurahan Meranti Pandak.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan sebelumnya ada 8 KK, lalu bertambah menjadi 17 KK dengan tiga di antaranya di tenda dinas sosial. Pihaknya memastikan kebutuhan dan pelayanan darurat bagi warga terdampak banjir bisa terpenuhi.

"Insya Allah, kebutuhan-kebutuhan ini akan kita penuhi. Untuk kebutuhan harian kita bantu melalui dapur umum," katanya di Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).

Mengingat kondisi cuaca khususnya di bagian hulu masih berpotensi terjadinya hujan, Markarius menghimbau warga yang menetap di pinggiran Sungai Siak untuk tetap siaga, sebab kemungkinan masih terjadi kenaikan level air.

"Dari informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, di Kampar dan Rokan Hulu masih berpotensi hujan. Itu kita antisipasi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kita juga sudah siap di lapangan," tuturnya.

Meluapnya Sungai Siak ini juga menyebabkan Jalan Sudirman Ujung juga tergenang air, sehingga menyandera mobilitas warga. Jalan yang menghubungkan antara Rumbai dan pusat kota tersendat oleh genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter.

Karakteristik jalan yang berbentuk cekungan membuatnya rentan menjadi penampung air. Apalagi, saat Sungai Siak meluap akibat intensitas hujan tinggi dalam dua pekan terakhir, yang membuat drainase di kedua sisi jalan kehilangan fungsinya. (**)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Sungai Siak Meluap di Kelurahan Meranti Pandak, Pemko Pekanbaru Dirikan Tenda Penampungan Warga Terdampak | Redaksi77.co
×
Home /pekanbaru
Sungai Siak Meluap di Kelurahan Meranti Pandak, Pemko Pekanbaru Dirikan Tenda Penampungan Warga Terdampak
Editor : adminredaksi77 | Penulis: antaranews
Jumat, 9 Januari 2026 | 11:44:32

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau mendirikan tenda penampungan bagi 17 kepala keluarga (KK) yang mengungsi, karena terdampak banjir luapan Sungai Siak di Kelurahan Meranti Pandak.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan sebelumnya ada 8 KK, lalu bertambah menjadi 17 KK dengan tiga di antaranya di tenda dinas sosial. Pihaknya memastikan kebutuhan dan pelayanan darurat bagi warga terdampak banjir bisa terpenuhi.

"Insya Allah, kebutuhan-kebutuhan ini akan kita penuhi. Untuk kebutuhan harian kita bantu melalui dapur umum," katanya di Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).

Mengingat kondisi cuaca khususnya di bagian hulu masih berpotensi terjadinya hujan, Markarius menghimbau warga yang menetap di pinggiran Sungai Siak untuk tetap siaga, sebab kemungkinan masih terjadi kenaikan level air.

"Dari informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, di Kampar dan Rokan Hulu masih berpotensi hujan. Itu kita antisipasi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kita juga sudah siap di lapangan," tuturnya.

Meluapnya Sungai Siak ini juga menyebabkan Jalan Sudirman Ujung juga tergenang air, sehingga menyandera mobilitas warga. Jalan yang menghubungkan antara Rumbai dan pusat kota tersendat oleh genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter.

Karakteristik jalan yang berbentuk cekungan membuatnya rentan menjadi penampung air. Apalagi, saat Sungai Siak meluap akibat intensitas hujan tinggi dalam dua pekan terakhir, yang membuat drainase di kedua sisi jalan kehilangan fungsinya. (**)

Pilihan Editor
Kapolda Tinjau TKP Kematian Gajah di Areal HTI...

Senin, 9 Februari 2026 | 17:18:53
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri