Upaya Gubri Wahid Berbuah Hasil, Penerbangan Langsung Umrah Pekanbaru-Jeddah Resmi Dimulai
Editor: Redaktur Kota | Reporter : mediacenter riau
Senin, 14 Juli 2025 | 14:34:29

PEKANBARU - Komitmen Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, untuk mempermudah akses ibadah umrah bagi masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses komunikasi dan lobi yang intensif dengan pihak maskapai, penerbangan langsung dari Pekanbaru menuju Jeddah kini resmi dimulai. Sebanyak 210 jamaah menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan tanpa transit pada periode umrah 1447 Hijriah tahun 2025-2026.

“Alhamdulillah hari ini perdana kita terbangkan jemaah umrah dari Pekanbaru - Jeddah tanpa transit,” kata Wahid, Senin (14/7/2025). 

Langkah ini tidak terjadi begitu saja. Beberapa bulan sebelumnya, Gubri Wahid secara langsung menjalin koordinasi dengan manajemen Lion Air untuk membuka jalur penerbangan langsung. Ia menyampaikan kekhawatiran atas rute umrah sebelumnya yang mengharuskan jemaah transit di berbagai kota, membuat perjalanan menjadi panjang dan melelahkan.

“Beberapa bulan yang lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Rusdi pemilik Lion Air, saya minta agar ada rute penerbangan langsung dari Pekanbaru - Jeddah. Alhamdulillah pihak maskapai menyanggupi,” terangnya. 

Dorongan kuat dari Gubernur berangkat dari kepeduliannya terhadap kenyamanan dan ketenangan jamaah dalam menjalankan ibadah. Ia menyadari bahwa waktu tempuh yang lama serta kelelahan fisik akibat rute yang panjang sering kali berdampak pada kekhusyukan dalam beribadah setibanya di Tanah Suci.

Hal ini mendapat respon positif dari pihak maskapai, gagasan itu akhirnya disetujui dan direalisasikan dalam waktu yang relatif singkat. Wahid mengungkapkan hari ini menjadi momentum penting saat penerbangan perdana tanpa transit resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru langsung ke Jeddah.

Program penerbangan langsung ini tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga simbol keberpihakan Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan penghematan waktu dan energi, jamaah kini dapat memulai ibadah mereka dalam kondisi yang lebih siap, baik secara fisik maupun mental.

“Kita ingin agar jemaah tak banyak transit, karenakan kalau transit itu melelahkan bagi mereka. Penerbangan kali ini langsung satu hari sampai, jadi berangkat pagi ini jam 11 siang, nanti jam 6 sore sudah sampai di Jeddah. Sehingga tak banyak waktu mereka yang hilang,” ujarnya. 

Rencananya, penerbangan serupa akan dilakukan secara rutin setiap minggu, membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Riau untuk menunaikan umrah tanpa harus melewati proses perjalanan yang panjang. Hal ini turut menegaskan bahwa pelayanan publik dapat ditingkatkan lewat inisiatif dan kerja sama lintas sektor.

“Rencananya nanti akan ada penerbangan seminggu sekali. Jadi dalam sebulan kita bisa memberangkatkan hampir seribu orang,” katanya. 

Menurut Wahid, pencapaian ini bukan hanya soal jalur penerbangan, tetapi bagian dari visi besar untuk menjadikan Riau sebagai provinsi yang hadir memberi solusi nyata bagi warganya. Ia ingin memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam hal spiritualitas dan ibadah. (**)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Upaya Gubri Wahid Berbuah Hasil, Penerbangan Langsung Umrah Pekanbaru-Jeddah Resmi Dimulai | Redaksi77.co
×
Home /bisnis
Upaya Gubri Wahid Berbuah Hasil, Penerbangan Langsung Umrah Pekanbaru-Jeddah Resmi Dimulai
Editor : Redaktur Kota | Penulis: mediacenter riau
Senin, 14 Juli 2025 | 14:34:29

PEKANBARU - Komitmen Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, untuk mempermudah akses ibadah umrah bagi masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses komunikasi dan lobi yang intensif dengan pihak maskapai, penerbangan langsung dari Pekanbaru menuju Jeddah kini resmi dimulai. Sebanyak 210 jamaah menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan tanpa transit pada periode umrah 1447 Hijriah tahun 2025-2026.

“Alhamdulillah hari ini perdana kita terbangkan jemaah umrah dari Pekanbaru - Jeddah tanpa transit,” kata Wahid, Senin (14/7/2025). 

Langkah ini tidak terjadi begitu saja. Beberapa bulan sebelumnya, Gubri Wahid secara langsung menjalin koordinasi dengan manajemen Lion Air untuk membuka jalur penerbangan langsung. Ia menyampaikan kekhawatiran atas rute umrah sebelumnya yang mengharuskan jemaah transit di berbagai kota, membuat perjalanan menjadi panjang dan melelahkan.

“Beberapa bulan yang lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Rusdi pemilik Lion Air, saya minta agar ada rute penerbangan langsung dari Pekanbaru - Jeddah. Alhamdulillah pihak maskapai menyanggupi,” terangnya. 

Dorongan kuat dari Gubernur berangkat dari kepeduliannya terhadap kenyamanan dan ketenangan jamaah dalam menjalankan ibadah. Ia menyadari bahwa waktu tempuh yang lama serta kelelahan fisik akibat rute yang panjang sering kali berdampak pada kekhusyukan dalam beribadah setibanya di Tanah Suci.

Hal ini mendapat respon positif dari pihak maskapai, gagasan itu akhirnya disetujui dan direalisasikan dalam waktu yang relatif singkat. Wahid mengungkapkan hari ini menjadi momentum penting saat penerbangan perdana tanpa transit resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru langsung ke Jeddah.

Program penerbangan langsung ini tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga simbol keberpihakan Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan penghematan waktu dan energi, jamaah kini dapat memulai ibadah mereka dalam kondisi yang lebih siap, baik secara fisik maupun mental.

“Kita ingin agar jemaah tak banyak transit, karenakan kalau transit itu melelahkan bagi mereka. Penerbangan kali ini langsung satu hari sampai, jadi berangkat pagi ini jam 11 siang, nanti jam 6 sore sudah sampai di Jeddah. Sehingga tak banyak waktu mereka yang hilang,” ujarnya. 

Rencananya, penerbangan serupa akan dilakukan secara rutin setiap minggu, membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Riau untuk menunaikan umrah tanpa harus melewati proses perjalanan yang panjang. Hal ini turut menegaskan bahwa pelayanan publik dapat ditingkatkan lewat inisiatif dan kerja sama lintas sektor.

“Rencananya nanti akan ada penerbangan seminggu sekali. Jadi dalam sebulan kita bisa memberangkatkan hampir seribu orang,” katanya. 

Menurut Wahid, pencapaian ini bukan hanya soal jalur penerbangan, tetapi bagian dari visi besar untuk menjadikan Riau sebagai provinsi yang hadir memberi solusi nyata bagi warganya. Ia ingin memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam hal spiritualitas dan ibadah. (**)

Pilihan Editor
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri