
| |
Bus Pelangi Tebar Maut di Siak II Pekanbaru, Sopir Maxim Tewas, Penumpang Luka-luka
Senin, 6 April 2026 | 11:41:07 |
|---|
| |
Tunjangan 6 Bulan Tak Dibayar Pemkab, Puluhan Dokter Spesialis Minta Mutasi dari Siak
Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35:37 |
|---|
| |
Tim Hukum Abdul Wahid Serang Dakwaan KPK: Isu Rp800 Juta hingga Perjalanan Luar Negeri Tak Muncul
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:12:16 |
|---|
| |
Ujian Praktek Sains di SMP IC Siak Berujung Duka, Satu Siswa Tewas Akibat Senapan Rakitan Meledak
Kamis, 9 April 2026 | 18:33:17 |
|---|
| |
JPU KPK Beberkan Instruksi ‘Matahari Tunggal’ dalam Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:17:39 |
|---|
| |
Usai Shalat Idulfitri, Polsek Kandis Tebar 100 Bibit Pohon ke Warga Masyarakat
Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:41:44 |
|---|
PELALAWAN – Seorang warga Pangkalan Kerinci, M. Ari Misfar alias Ari (24), melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya saat mengurus dokumen surat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pelalawan. Kejadian tersebut disebut terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Ari, yang bekerja sebagai karyawan di kantor notaris, mengaku mendapat perlakuan kekerasan fisik oleh salah satu oknum petugas keamanan (security) yang bertugas di lingkungan Kantor BPN. Dalam laporan resminya ke Polres Pelalawan, Ari menjelaskan bahwa insiden terjadi secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas.
"Oknum security itu menghampiri saya, lalu memiting leher, menendang paha, dan menampar pipi kanan saya. Saya tidak mengerti alasan perlakuan seperti itu. Saya hanya datang untuk mengurus dokumen tanah," ungkap Ari kepada Redaksi77.co.
Merasa menjadi korban kekerasan, Ari langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan pada malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB. Laporan itu telah diterima dan dicap resmi oleh petugas piket Regu 2, dan kini menunggu proses hukum lebih lanjut.
Kepala Kantor BPN Kabupaten Pelalawan, Ir. Umar Fathoni, M.Si, yang dikonfirmasi media ini membantah adanya tindak kekerasan seperti yang dilaporkan. Ia menyatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman CCTV yang menunjukkan kronologi berbeda dari pengakuan korban.
"Waalaikum salam wr wb. Terhadap permasalahan ini tidak benar ada penganiayaan seperti yang disampaikan. Rekaman CCTV-nya pun ada. Untuk lebih jelasnya bisa datang ke kantor untuk kami jelaskan kronologisnya," ujar Ir. Umar Fathoni, M.Si melalui pesan WhatsApp.
Dalam pernyataan lanjutan, Umar menyebut bahwa tuduhan adanya pemitingan, tendangan, dan tamparan adalah hal yang berlebihan dan tidak sesuai fakta lapangan menurut versi internal BPN. (nof)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PELALAWAN – Seorang warga Pangkalan Kerinci, M. Ari Misfar alias Ari (24), melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya saat mengurus dokumen surat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pelalawan. Kejadian tersebut disebut terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Ari, yang bekerja sebagai karyawan di kantor notaris, mengaku mendapat perlakuan kekerasan fisik oleh salah satu oknum petugas keamanan (security) yang bertugas di lingkungan Kantor BPN. Dalam laporan resminya ke Polres Pelalawan, Ari menjelaskan bahwa insiden terjadi secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas.
"Oknum security itu menghampiri saya, lalu memiting leher, menendang paha, dan menampar pipi kanan saya. Saya tidak mengerti alasan perlakuan seperti itu. Saya hanya datang untuk mengurus dokumen tanah," ungkap Ari kepada Redaksi77.co.
Merasa menjadi korban kekerasan, Ari langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan pada malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB. Laporan itu telah diterima dan dicap resmi oleh petugas piket Regu 2, dan kini menunggu proses hukum lebih lanjut.
Kepala Kantor BPN Kabupaten Pelalawan, Ir. Umar Fathoni, M.Si, yang dikonfirmasi media ini membantah adanya tindak kekerasan seperti yang dilaporkan. Ia menyatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman CCTV yang menunjukkan kronologi berbeda dari pengakuan korban.
"Waalaikum salam wr wb. Terhadap permasalahan ini tidak benar ada penganiayaan seperti yang disampaikan. Rekaman CCTV-nya pun ada. Untuk lebih jelasnya bisa datang ke kantor untuk kami jelaskan kronologisnya," ujar Ir. Umar Fathoni, M.Si melalui pesan WhatsApp.
Dalam pernyataan lanjutan, Umar menyebut bahwa tuduhan adanya pemitingan, tendangan, dan tamparan adalah hal yang berlebihan dan tidak sesuai fakta lapangan menurut versi internal BPN. (nof)
| |
Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026,...
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|---|
| |
Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta,...
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|---|
| |
Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian,...
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|---|
| |
Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak,...
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak, Enam Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Peroleh Penghargaan
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|---|
| Panipahan Rohil Mencekam, Demo Pemberantasan Narkoba Berujung Perusakan dan Pembakaran
Sabtu, 11 April 2026 | 09:47:30
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|---|
| Kapolda Riau Bantah Isu Aliran Dana Rp200 Juta ke Kasat Resnarkoba
Kamis, 16 April 2026 | 18:37:12
|
|
|---|
| Isu Rp200 Juta Dibantah Kapolda Riau, Praktisi Hukum Dorong Penindakan Tegas Hoaks
Kamis, 16 April 2026 | 18:27:50
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|
|---|
| Pembangunan 83 Jembatan Tahap II Dimulai, Polda Riau Turunkan Satgas Darurat Merah Putih
Rabu, 15 April 2026 | 19:00:00
|
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Warga Terdampak Penertiban TNTN Demo ke Kantor Gubernur, Tuntut Kejelasan Nasib Mereka
Senin, 13 April 2026 | 18:21:30
|
|
|---|
| Polisi Ungkap Modus Investasi Palsu, Eks “Pemain” Scam Kamboja Ditangkap di Pekanbaru
Senin, 13 April 2026 | 18:16:38
|
|
|---|
| Pasca-Demo Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
Minggu, 12 April 2026 | 20:42:08
|
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|
|---|
| Aksi Damai Berujung Amuk Massa, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar di Panipahan Rohil
Sabtu, 11 April 2026 | 09:49:20
|
|
|---|