
| |
Bus Pelangi Tebar Maut di Siak II Pekanbaru, Sopir Maxim Tewas, Penumpang Luka-luka
Senin, 6 April 2026 | 11:41:07 |
|---|
| |
Tunjangan 6 Bulan Tak Dibayar Pemkab, Puluhan Dokter Spesialis Minta Mutasi dari Siak
Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35:37 |
|---|
| |
Tim Hukum Abdul Wahid Serang Dakwaan KPK: Isu Rp800 Juta hingga Perjalanan Luar Negeri Tak Muncul
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:12:16 |
|---|
| |
Ujian Praktek Sains di SMP IC Siak Berujung Duka, Satu Siswa Tewas Akibat Senapan Rakitan Meledak
Kamis, 9 April 2026 | 18:33:17 |
|---|
| |
JPU KPK Beberkan Instruksi ‘Matahari Tunggal’ dalam Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:17:39 |
|---|
| |
Usai Shalat Idulfitri, Polsek Kandis Tebar 100 Bibit Pohon ke Warga Masyarakat
Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:41:44 |
|---|
PANGKALAN KERINCI — Skandal memalukan mencuat di Kabupaten Pelalawan. Gedung perpustakaan baru yang dibangun di bekas kantor Bupati Pelalawan, Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci, mengalami kerusakan parah sebelum sempat diresmikan dan digunakan publik. Plafon bangunan dilaporkan roboh pada Senin pagi, 7 Juli 2025, diduga kuat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam sebelumnya.
Bangunan itu merupakan proyek tahun anggaran 2023 dan selesai dibangun pada tahun 2024. Sayangnya, meski telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat, gedung tersebut justru mengalami kerusakan fisik serius. Hanya beberapa bulan setelah rampung, bahkan sebelum difungsikan.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Pelalawan, Fahrul Rozi, mengakui adanya insiden robohnya plafon. Awalnya, ia enggan menyampaikan informasi soal pihak kontraktor pelaksana. Namun setelah didesak, Fahrul akhirnya menyerahkan nomor telepon kontraktor yang tersimpan dengan nama “Marlin Kontraktor Juanda.”
Saat dihubungi oleh media, kontraktor hanya menjawab singkat, “Iya pak, Wartawan.”
Tak ada klarifikasi teknis maupun penjelasan resmi dari pihak pelaksana terkait insiden robohnya plafon.
Ketua KAMMI Pelalawan, Wahyu Widodo, menyebut insiden ini sebagai bukti nyata gagalnya pengawasan dan potensi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek.
“Baru kenak hujan, plafon sudah jatuh. Kalau nanti gedung ini digunakan anak-anak sekolah dan masyarakat umum, siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi kecelakaan? Ini bukan bangunan pribadi, ini fasilitas publik yang dibangun pakai uang rakyat!” tegas Wahyu.
Wahyu mendesak aparat penegak hukum (APH), BPK, Kejaksaan, dan lembaga pengawasan proyek untuk segera melakukan audit total dan penyelidikan menyeluruh, mulai dari proses perencanaan, tender, kualitas pekerjaan, hingga penggunaan anggaran.
“Kami minta semua pihak terkait turun tangan. Jangan tunggu korban jatuh dulu baru ribut! Kalau kasus seperti ini dibiarkan, Pelalawan akan terus dicoreng dengan proyek-proyek gagal yang menghamburkan uang negara,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa pembiaran atas persoalan ini bisa membuka peluang bagi penyimpangan yang lebih besar. “Hari ini plafon roboh, besok bisa-bisa gedungnya ikut runtuh. Jangan sampai masyarakat jadi korban akibat kecerobohan kontraktor dan lemahnya pengawasan pemerintah,” tutup Wahyu. (nof)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PANGKALAN KERINCI — Skandal memalukan mencuat di Kabupaten Pelalawan. Gedung perpustakaan baru yang dibangun di bekas kantor Bupati Pelalawan, Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci, mengalami kerusakan parah sebelum sempat diresmikan dan digunakan publik. Plafon bangunan dilaporkan roboh pada Senin pagi, 7 Juli 2025, diduga kuat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam sebelumnya.
Bangunan itu merupakan proyek tahun anggaran 2023 dan selesai dibangun pada tahun 2024. Sayangnya, meski telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat, gedung tersebut justru mengalami kerusakan fisik serius. Hanya beberapa bulan setelah rampung, bahkan sebelum difungsikan.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Pelalawan, Fahrul Rozi, mengakui adanya insiden robohnya plafon. Awalnya, ia enggan menyampaikan informasi soal pihak kontraktor pelaksana. Namun setelah didesak, Fahrul akhirnya menyerahkan nomor telepon kontraktor yang tersimpan dengan nama “Marlin Kontraktor Juanda.”
Saat dihubungi oleh media, kontraktor hanya menjawab singkat, “Iya pak, Wartawan.”
Tak ada klarifikasi teknis maupun penjelasan resmi dari pihak pelaksana terkait insiden robohnya plafon.
Ketua KAMMI Pelalawan, Wahyu Widodo, menyebut insiden ini sebagai bukti nyata gagalnya pengawasan dan potensi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek.
“Baru kenak hujan, plafon sudah jatuh. Kalau nanti gedung ini digunakan anak-anak sekolah dan masyarakat umum, siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi kecelakaan? Ini bukan bangunan pribadi, ini fasilitas publik yang dibangun pakai uang rakyat!” tegas Wahyu.
Wahyu mendesak aparat penegak hukum (APH), BPK, Kejaksaan, dan lembaga pengawasan proyek untuk segera melakukan audit total dan penyelidikan menyeluruh, mulai dari proses perencanaan, tender, kualitas pekerjaan, hingga penggunaan anggaran.
“Kami minta semua pihak terkait turun tangan. Jangan tunggu korban jatuh dulu baru ribut! Kalau kasus seperti ini dibiarkan, Pelalawan akan terus dicoreng dengan proyek-proyek gagal yang menghamburkan uang negara,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa pembiaran atas persoalan ini bisa membuka peluang bagi penyimpangan yang lebih besar. “Hari ini plafon roboh, besok bisa-bisa gedungnya ikut runtuh. Jangan sampai masyarakat jadi korban akibat kecerobohan kontraktor dan lemahnya pengawasan pemerintah,” tutup Wahyu. (nof)
| |
Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026,...
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|---|
| |
Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta,...
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|---|
| |
Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian,...
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|---|
| |
Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak,...
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak, Enam Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Peroleh Penghargaan
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|---|
| Panipahan Rohil Mencekam, Demo Pemberantasan Narkoba Berujung Perusakan dan Pembakaran
Sabtu, 11 April 2026 | 09:47:30
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|---|
| Kapolda Riau Bantah Isu Aliran Dana Rp200 Juta ke Kasat Resnarkoba
Kamis, 16 April 2026 | 18:37:12
|
|
|---|
| Isu Rp200 Juta Dibantah Kapolda Riau, Praktisi Hukum Dorong Penindakan Tegas Hoaks
Kamis, 16 April 2026 | 18:27:50
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|
|---|
| Pembangunan 83 Jembatan Tahap II Dimulai, Polda Riau Turunkan Satgas Darurat Merah Putih
Rabu, 15 April 2026 | 19:00:00
|
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Warga Terdampak Penertiban TNTN Demo ke Kantor Gubernur, Tuntut Kejelasan Nasib Mereka
Senin, 13 April 2026 | 18:21:30
|
|
|---|
| Polisi Ungkap Modus Investasi Palsu, Eks “Pemain” Scam Kamboja Ditangkap di Pekanbaru
Senin, 13 April 2026 | 18:16:38
|
|
|---|
| Pasca-Demo Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
Minggu, 12 April 2026 | 20:42:08
|
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|
|---|
| Aksi Damai Berujung Amuk Massa, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar di Panipahan Rohil
Sabtu, 11 April 2026 | 09:49:20
|
|
|---|