Kerusakan Akibat Crosswind di Bandara SSK II Pekanbaru, Pelita Air Tujuan Jakarta Delay hingga Dini Hari
Editor: Redaktur Bisnis | Reporter : Rico
Minggu, 29 Juni 2025 | 18:43:10

PEKANBARU — Penerbangan Pelita Air dengan kode IP325 tujuan Jakarta mengalami penundaan panjang (long delay) pada Sabtu (28/6/2025), setelah pesawat sebelumnya, IP324 rute Jakarta–Pekanbaru, mengalami insiden saat mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.

Kerusakan terjadi pada bagian ekor pesawat akibat fenomena alam berupa angin samping (crosswind) mendadak dengan kecepatan mencapai 20 knot—dua kali lipat dari batas maksimal yang diizinkan, yakni 10 knot. Kondisi tersebut menyebabkan pesawat dinyatakan tidak layak terbang kembali.

“Fenomena angin samping ini datang secara tiba-tiba dan berada di luar prakiraan awal. Akibatnya, terjadi benturan pada bagian belakang pesawat saat mendarat. Tidak ada korban jiwa, namun pesawat harus menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut dan tidak dapat melanjutkan penerbangan,” ujar General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, Ahad (29/6/2025). 

Pesawat tersebut sedianya akan digunakan untuk penerbangan IP325 dari Pekanbaru ke Jakarta yang dijadwalkan berangkat pada pukul 18.15 WIB. Dengan tidak tersedianya pesawat, pihak maskapai menawarkan penginapan kepada penumpang. Namun mayoritas penumpang memilih untuk tetap menunggu pesawat pengganti.

“Selama proses negosiasi, situasi tetap berjalan kondusif. Kami dari pihak bandara juga terus memantau dan berkoordinasi dengan Pelita Air untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang,” tambah Radityo.

Menanggapi situasi tersebut, Pelita Air mendatangkan pesawat pengganti dari Jakarta. Penumpang pun menunggu dengan sabar meski keberangkatan baru dapat dilakukan dini hari.

Pihak maskapai memberikan kompensasi secara bertahap sesuai regulasi, termasuk snack, makan berat, serta voucher senilai Rp300.000 yang dapat diuangkan setibanya di Jakarta.

Pesawat pengganti mendarat di Bandara SSK II pada pukul 00.58 WIB dan lepas landas menuju Jakarta pukul 01.35 WIB. Total penumpang sebanyak 162 orang, terdiri dari 148 orang dewasa, 10 anak-anak, dan 4 bayi.

Seluruh proses penanganan berjalan aman dan tertib, tanpa insiden atau keributan. Pelita Air menyampaikan apresiasi atas kesabaran penumpang dan dukungan dari pihak bandara. (rco)

Zona
hukum
Bisnis
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS

Senin, 7 November 2022 | 22:26:22
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru

Senin, 7 November 2022 | 22:24:20
nasional
internasional
profil
otomotif
Artikel Pilihan
Kerusakan Akibat Crosswind di Bandara SSK II Pekanbaru, Pelita Air Tujuan Jakarta Delay hingga Dini Hari | Redaksi77.co
×
Home /bisnis
Kerusakan Akibat Crosswind di Bandara SSK II Pekanbaru, Pelita Air Tujuan Jakarta Delay hingga Dini Hari
Editor : Redaktur Bisnis | Penulis: Rico
Minggu, 29 Juni 2025 | 18:43:10

PEKANBARU — Penerbangan Pelita Air dengan kode IP325 tujuan Jakarta mengalami penundaan panjang (long delay) pada Sabtu (28/6/2025), setelah pesawat sebelumnya, IP324 rute Jakarta–Pekanbaru, mengalami insiden saat mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.

Kerusakan terjadi pada bagian ekor pesawat akibat fenomena alam berupa angin samping (crosswind) mendadak dengan kecepatan mencapai 20 knot—dua kali lipat dari batas maksimal yang diizinkan, yakni 10 knot. Kondisi tersebut menyebabkan pesawat dinyatakan tidak layak terbang kembali.

“Fenomena angin samping ini datang secara tiba-tiba dan berada di luar prakiraan awal. Akibatnya, terjadi benturan pada bagian belakang pesawat saat mendarat. Tidak ada korban jiwa, namun pesawat harus menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut dan tidak dapat melanjutkan penerbangan,” ujar General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, Ahad (29/6/2025). 

Pesawat tersebut sedianya akan digunakan untuk penerbangan IP325 dari Pekanbaru ke Jakarta yang dijadwalkan berangkat pada pukul 18.15 WIB. Dengan tidak tersedianya pesawat, pihak maskapai menawarkan penginapan kepada penumpang. Namun mayoritas penumpang memilih untuk tetap menunggu pesawat pengganti.

“Selama proses negosiasi, situasi tetap berjalan kondusif. Kami dari pihak bandara juga terus memantau dan berkoordinasi dengan Pelita Air untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang,” tambah Radityo.

Menanggapi situasi tersebut, Pelita Air mendatangkan pesawat pengganti dari Jakarta. Penumpang pun menunggu dengan sabar meski keberangkatan baru dapat dilakukan dini hari.

Pihak maskapai memberikan kompensasi secara bertahap sesuai regulasi, termasuk snack, makan berat, serta voucher senilai Rp300.000 yang dapat diuangkan setibanya di Jakarta.

Pesawat pengganti mendarat di Bandara SSK II pada pukul 00.58 WIB dan lepas landas menuju Jakarta pukul 01.35 WIB. Total penumpang sebanyak 162 orang, terdiri dari 148 orang dewasa, 10 anak-anak, dan 4 bayi.

Seluruh proses penanganan berjalan aman dan tertib, tanpa insiden atau keributan. Pelita Air menyampaikan apresiasi atas kesabaran penumpang dan dukungan dari pihak bandara. (rco)

Pilihan Editor
Artikel Populer
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
Protokol Isolasi Mandiri