
| |
Bus Pelangi Tebar Maut di Siak II Pekanbaru, Sopir Maxim Tewas, Penumpang Luka-luka
Senin, 6 April 2026 | 11:41:07 |
|---|
| |
Tunjangan 6 Bulan Tak Dibayar Pemkab, Puluhan Dokter Spesialis Minta Mutasi dari Siak
Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35:37 |
|---|
| |
Tim Hukum Abdul Wahid Serang Dakwaan KPK: Isu Rp800 Juta hingga Perjalanan Luar Negeri Tak Muncul
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:12:16 |
|---|
| |
Ujian Praktek Sains di SMP IC Siak Berujung Duka, Satu Siswa Tewas Akibat Senapan Rakitan Meledak
Kamis, 9 April 2026 | 18:33:17 |
|---|
| |
JPU KPK Beberkan Instruksi ‘Matahari Tunggal’ dalam Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:17:39 |
|---|
| |
Usai Shalat Idulfitri, Polsek Kandis Tebar 100 Bibit Pohon ke Warga Masyarakat
Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:41:44 |
|---|
PANGKALAN KERINCI - Badan Desi terkulai lemas saat menyambut sang suaminya Nanda Satria pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Dia hanya bisa melihat peti mati jenazah karyawan APR (Asia Pacific Resources International Limited) anak perusahaan April Group itu.
Padahal Sabtu (21/6/2025) sore ia melepas sang suami dengan senyum, berharap sang kepala keluarga diberkahi dalam perjuangannya nafkahi keluarga kecil mereka.
Ba'da magrib, Desi dan keluarganya yang tinggal di Jalan Sejahtera gang Cendana 4 serta jiran tetangga dihebohkan dengan kabar bahwa Nanda Satria mengalami kecelakaan kerja di pabrik rayon APR.
Menurut informasi yang dihimpun media ini, karyawan bagian Spinning diduga terkena kompeyor bertekanan tinggi. Korban kemudian dibawa ke Klinik RAPP, namun nyawa suami Desi ini tidak tertolong.
RAPP dikabarkan bergerak cepat dalam menutup kasus kecelakaan kerja ini, jenazah langsung dimandikan, dikafani dan dishalatkan di Mesjid RAPP.
"Sudah dishalatkan di Masjid dalam," aku kawan almarhum saat mengantarkan sang sahabat untuk terakhir kalinya.
"Dia masuk jam 4, masuk sore tadi, "kata rekan kerja Nanda lainnya.
Sayangnya, Desi tidak bisa melihat wajah sang suami untuk terakhir kali, karena jenazah Nanda dalam peti berpaku dan tidak diturunkan dalam ambulance Pemkab Pelalawan bernomor polisi M 7013 C untuk dibawa langsung ke kampung halaman nya di Kisaran Sumut.
Humas RAPP ketika dihubungi untuk konfirmasi terkait kecelakaan kerja tersebut, Disra Aldrick mengarahkan konfirmasi ke bawahan bernama Budi Firmansyah. Namun Budi memilih sikap bungkam. (tim)
| |
AMPLANG, KULINER KHAS INHIL - PESONA WISATA KULINER
Kamis, 2 Maret 2023 | 21:37:48 |
|---|
| |
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS
Senin, 7 November 2022 | 22:26:22 |
|---|
| |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru
Senin, 7 November 2022 | 22:24:20 |
|---|
| ☰ | |
×
|
|---|
PANGKALAN KERINCI - Badan Desi terkulai lemas saat menyambut sang suaminya Nanda Satria pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Dia hanya bisa melihat peti mati jenazah karyawan APR (Asia Pacific Resources International Limited) anak perusahaan April Group itu.
Padahal Sabtu (21/6/2025) sore ia melepas sang suami dengan senyum, berharap sang kepala keluarga diberkahi dalam perjuangannya nafkahi keluarga kecil mereka.
Ba'da magrib, Desi dan keluarganya yang tinggal di Jalan Sejahtera gang Cendana 4 serta jiran tetangga dihebohkan dengan kabar bahwa Nanda Satria mengalami kecelakaan kerja di pabrik rayon APR.
Menurut informasi yang dihimpun media ini, karyawan bagian Spinning diduga terkena kompeyor bertekanan tinggi. Korban kemudian dibawa ke Klinik RAPP, namun nyawa suami Desi ini tidak tertolong.
RAPP dikabarkan bergerak cepat dalam menutup kasus kecelakaan kerja ini, jenazah langsung dimandikan, dikafani dan dishalatkan di Mesjid RAPP.
"Sudah dishalatkan di Masjid dalam," aku kawan almarhum saat mengantarkan sang sahabat untuk terakhir kalinya.
"Dia masuk jam 4, masuk sore tadi, "kata rekan kerja Nanda lainnya.
Sayangnya, Desi tidak bisa melihat wajah sang suami untuk terakhir kali, karena jenazah Nanda dalam peti berpaku dan tidak diturunkan dalam ambulance Pemkab Pelalawan bernomor polisi M 7013 C untuk dibawa langsung ke kampung halaman nya di Kisaran Sumut.
Humas RAPP ketika dihubungi untuk konfirmasi terkait kecelakaan kerja tersebut, Disra Aldrick mengarahkan konfirmasi ke bawahan bernama Budi Firmansyah. Namun Budi memilih sikap bungkam. (tim)
| |
Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026,...
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|---|
| |
Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta,...
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|---|
| |
Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian,...
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|---|
| |
Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak,...
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Selamatkan Nyawa hingga Tangkap Penculik Anak, Enam Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Peroleh Penghargaan
Kamis, 16 April 2026 | 18:43:09
|
|
|---|
| Ungkap 1.026 Kasus Narkoba di Awal Tahun 2026, GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau
Sabtu, 18 April 2026 | 18:31:34
|
|
|---|
| Setelah Kapolda Riau Bantah Isu Rp200 Juta, Advokat Serahkan Bukti Penyebaran Kabar Bohong ke Penyidik
Jumat, 17 April 2026 | 19:10:52
|
|
|---|
| Kinerja Aparat Dipertanyakan, DPO Kasus Pencurian Diduga Hadiri Resepsi di Kampar
Jumat, 17 April 2026 | 19:06:20
|
|
|---|
| Empat Saksi Dihadirkan JPU di Sidang Pembuktian, Abdul Wahid: Tidak Ada Pelanggaran Hukum
Kamis, 16 April 2026 | 19:51:59
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|---|
| Panipahan Rohil Mencekam, Demo Pemberantasan Narkoba Berujung Perusakan dan Pembakaran
Sabtu, 11 April 2026 | 09:47:30
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|---|
| Kapolda Riau Bantah Isu Aliran Dana Rp200 Juta ke Kasat Resnarkoba
Kamis, 16 April 2026 | 18:37:12
|
|
|---|
| Isu Rp200 Juta Dibantah Kapolda Riau, Praktisi Hukum Dorong Penindakan Tegas Hoaks
Kamis, 16 April 2026 | 18:27:50
|
|
|---|
| Kemenhut Pastikan Legalitas Kawasan TNTN Clear dan Punya Dokumen Lengkap
Rabu, 15 April 2026 | 19:08:04
|
|
|---|
| Pembangunan 83 Jembatan Tahap II Dimulai, Polda Riau Turunkan Satgas Darurat Merah Putih
Rabu, 15 April 2026 | 19:00:00
|
|
|---|
| Masalah Sepele Jadi Pemicu Amuk Massa di Panipahan, Wakapolda: Awalnya Dua Ibu-ibu Cekcok...
Senin, 13 April 2026 | 18:27:07
|
|
|---|
Wisata Edukasi di Perpustakaan Soeman HS |
Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru |
|---|---|
Investasi Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru
| Protokol Isolasi Mandiri |
| Warga Terdampak Penertiban TNTN Demo ke Kantor Gubernur, Tuntut Kejelasan Nasib Mereka
Senin, 13 April 2026 | 18:21:30
|
|
|---|
| Polisi Ungkap Modus Investasi Palsu, Eks “Pemain” Scam Kamboja Ditangkap di Pekanbaru
Senin, 13 April 2026 | 18:16:38
|
|
|---|
| Pasca-Demo Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
Minggu, 12 April 2026 | 20:42:08
|
|
|---|
| Respons Cepat 110, Pencarian Korban Terseret Banjir Berakhir Duka
Minggu, 12 April 2026 | 20:38:49
|
|
|---|
| Aksi Damai Berujung Amuk Massa, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar di Panipahan Rohil
Sabtu, 11 April 2026 | 09:49:20
|
|
|---|